BRMP Sulut Tinjau Persiapan Penanaman Gertam PM-AAS di Minahasa Tenggara
Minahasa Tenggara, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Liaison Officer (LO) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melakukan kunjungan ke lokasi persiapan penanaman Gerakan Tanam (Gertam) Pertanian Modern Advance Agriculture System(PM-AAS) di Desa Molompar, Kecamatan Belang, Kabupaten Mitra, pada Selasa (22/9).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan kelompok tani dalam mendukung pelaksanaan penanaman padi melalui Program PM-AAS, Tim dari BRMP terdiri dari Midi Lembang serta dari CWS Debora Sauba, Olivia dan Tom J Pontoh. Lokasi kegiatan berada pada lahan seluas 1 hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Paneren.
Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi lahan telah siap untuk dilakukan penanaman. Proses pembajakan lahan telah selesai sehingga lahan dapat dipersiapkan untuk memasuki tahap penanaman sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.
Penanaman padi di lokasi tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026. Kelompok Tani Paneren akan menggunakan varietas padi Ciherang dalam pelaksanaan Gertam PM-AAS tersebut.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penanaman akan mengikuti petunjuk teknis metode PM-AAS. Penerapan metode tersebut antara lain mencakup penggunaan alat drum seeder untuk membantu proses penanaman serta penerapan pengeringan lahan sesuai tahapan budidaya yang dianjurkan.
Penerapan metode PM-AAS diharapkan dapat mendukung proses budidaya yang lebih teratur dan efisien. Penggunaan alat dan penerapan tahapan budidaya yang sesuai menjadi bagian penting dalam mendorong penerapan modernisasi pertanian di tingkat petani.
Kegiatan peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya BRMP Sulut bersama LO Kabupaten Mitra dalam memastikan kesiapan pelaksanaan program di lapangan. Pemantauan dilakukan agar pelaksanaan Gertam PM-AAS dapat berjalan sesuai rencana dan petunjuk yang telah ditetapkan.
Melalui persiapan yang matang, pelaksanaan Gertam PM-AAS di Desa Molompar diharapkan dapat berjalan dengan baik serta menjadi bagian dari upaya peningkatan penerapan teknologi dan modernisasi budidaya padi di Kabupaten Mitra.