Kesiapan Lahan Terpenuhi, Gertam PM‑AAS di Kotamobagu Siap Digelar
Kota Kotamobagu, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Liaison Officer (LO) Kota Kotamobagu melaksanakan peninjauan lapangan persiapan penanaman Gerakan Tanam (Gertam) Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM‑AAS). Kegiatan ini berlangsung di Desa Bungko dan Desa Poyowa Kecil pada Kamis, (24/9).
Kunjungan tersebut dilakukan secara khusus untuk memastikan kesiapan lahan maupun kelompok tani dalam menyambut pelaksanaan penanaman padi melalui program unggulan tersebut. Dengan pemantauan langsung, diharapkan seluruh tahapan persiapan dapat terverifikasi dan berjalan sesuai rencana yang telah disusun.
Tim BRMP Sulut terdiri dari Midy Lebang, Aldryanto Assa, dan Sri Pujiati. Sementara itu, pendampingan lapangan turut dilakukan oleh Patris Saroinsong serta Christiane Tambajong yang mewakili tim CWS.
Dua lokasi utama yang menjadi sasaran pelaksanaan Gertam PM‑AAS masing‑masing berluas 1 hektare. Lahan pertama dikelola oleh Kelompok Tani Ipodong Indah yang berada di Desa Bungko, sedangkan lahan kedua dikelola oleh Kelompok Tani Yantato di Desa Poyowa Kecil.
Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lokasi, kondisi lahan di kedua desa telah dinyatakan siap untuk dilakukan penanaman. Seluruh proses pembajakan lahan telah tuntas dilaksanakan, sehingga petani dapat segera memasuki tahap penanaman sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Penanaman padi secara resmi direncanakan akan berlangsung pada Rabu, (30/9). Kedua kelompok tani tersebut akan menggunakan varietas padi Serayu yang dikenal memiliki daya adaptasi dan potensi hasil yang baik di wilayah setempat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penanaman akan sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis metode PM‑AAS. Hal ini mencakup penggunaan alat bantu tanam jenis drum seeder serta penerapan pengaturan pengeringan lahan sesuai tahapan budidaya yang telah dianjurkan.
Penerapan metode PM‑AAS diharapkan dapat mendorong proses budidaya yang lebih teratur, hemat biaya, serta efisien. Penggunaan teknologi dan penerapan prosedur yang tepat menjadi langkah penting dalam mendorong modernisasi pertanian yang menyentuh langsung kelompok tani di lapangan.
Melalui persiapan yang matang dan pemantauan berkelanjutan, pelaksanaan Gertam PM‑AAS di Desa Bungko maupun Desa Poyowa Kecil diharapkan berjalan lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata upaya peningkatan penerapan teknologi pertanian modern demi kesejahteraan petani di Kota Kotamobagu.