Sinergi Lintas Sektor Perkuat Oplah dan Irigasi Sulut–Gorontalo
Manado, (19/08/2026)-Direktur Wilayah (Dirwil) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) Steivie Karouw, beserta tim menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kegiatan Cetak Sawah, Optimalisasi Lahan, Irigasi Pertanian, serta Mitigasi Kekeringan untuk wilayah Sulut dan Gorontalo Tahun 2026. Pertemuan strategis ini menjadi wadah penyatuan langkah bagi dua provinsi dalam mempercepat pencapaian target program pertanian nasional.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar. Acara dibuka langsung oleh Kepala BPLIP Kelas I Makassar Rustan Massinai, Penyelenggaraan rapat ini bertujuan menyamakan kebijakan teknis dan memperkuat sinergi antar-wilayah dalam pengelolaan sumber daya lahan dan air pertanian.
Rapat dirangkaikan dengan sesi panel diskusi yang menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Tinggi, Kepolisian Daerah, serta Dinas Pertanian daerah masing-masing provinsi. Perwakilan Pangdam XIII/Merdeka Manado juga turut menyampaikan materi strategis terkait dukungan TNI dalam akselerasi program pembangunan pertanian di wilayah Sulut dan Gorontalo.
Pembahasan dalam forum ini berfokus pada penguatan koordinasi, pengawalan, dan sinergi lintas sektor. Program prioritas yang menjadi agenda utama meliputi optimasi lahan, irigasi pertanian, cetak sawah, serta upaya mitigasi kekeringan yang menjadi tantangan bersama di kedua provinsi tersebut.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini mencakup sejumlah kepala dinas pertanian kabupaten/kota di Sulut maupun Gorontalo. Jajaran TNI, Polri, serta Kejaksaan Tinggi Sulut turut hadir secara langsung dalam forum strategis ini untuk memberikan dukungan kebijakan dan pengawalan di lapangan.
Berbagai pemangku kepentingan teknis lainnya juga melengkapi kehadiran peserta rapat. Tim Sistem Informasi Geografis (SIG) dari Universitas Sam Ratulangi (Samrat) menjadi mitra teknis yang hadir untuk memberikan dukungan data dan pemetaan spasial dalam perencanaan lahan pertanian yang akurat dan terukur.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan keterlibatan aktif peserta dalam diskusi dan pertukaran informasi. Setiap perwakilan daerah menyampaikan kondisi riil lapangan, kendala yang dihadapi, serta potensi lahan yang dapat dioptimalkan demi pencapaian target program nasional secara lebih efektif dan efisien.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama terkait pembagian peran dan jadwal kegiatan terpadu antar-instansi. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkecil tumpang tindih program serta meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan dan pengawalan di lapangan bagi kedua provinsi.
Melalui konsolidasi ini, BRMP Sulut semakin teguh melangkah bersama mitra kerja dari berbagai unsur. Kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan akademisi menjadi kunci utama keberhasilan program pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan di Sulut serta Gorontalo.