Siswa SNT 4 Minahasa Utara Belajar Irigasi Tetes di BRMP Sulut
Minahasa Utara, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menerima kunjungan siswa magang dari Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 4 Minahasa Utara (Minut) pada Senin (21/9). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Aula BRMP Sulut.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) siswa yang bertujuan memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai bidang pertanian. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal penerapan teknologi pertanian secara langsung.
BRMP Sulut menerima kunjungan tersebut secara langsung melalui Kepala Kelompok Substansi (Kapoksi) Penerapan dan Penerapan Kesesuaian, Conny Manoppo, bersama Kepala Tim Kerja (Katimker) Pengelolaan Kerja Sama, Layanan, dan Kesesuaian, Supratman Sirih. Kedua pihak kemudian mengikuti pertemuan bersama para siswa dalam suasana edukatif.
Dalam pertemuan tersebut, BRMP Sulut memberikan edukasi mengenai teknologi irigasi tetes sebagai salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian. Materi tersebut disampaikan untuk memperkenalkan siswa pada sistem pengelolaan air yang lebih terarah bagi tanaman.
Irigasi tetes merupakan metode pemberian air kepada tanaman melalui aliran air secara perlahan dan langsung menuju area perakaran. Penerapan metode tersebut dapat membantu tanaman memperoleh air sesuai kebutuhan serta mendukung pengelolaan penggunaan air dalam kegiatan budidaya.
Melalui kegiatan edukasi tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memahami manfaat penerapan teknologi irigasi dalam mendukung kegiatan pertanian. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman tambahan selama mereka mengikuti program PKL.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi BRMP Sulut untuk memperkenalkan modernisasi pertanian kepada generasi muda. Pengenalan teknologi pertanian sejak dini dapat mendorong siswa untuk memahami perkembangan teknologi yang mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas pertanian.
Selain memperoleh materi mengenai irigasi tetes, para siswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar informasi dengan pihak BRMP Sulut. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai penerapan teknologi dalam pengelolaan kegiatan pertanian.
Melalui penerimaan siswa magang dari SNT 4 Minut, BRMP Sulut terus mendukung kegiatan edukasi pertanian bagi generasi muda. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai teknologi pertanian sekaligus menumbuhkan minat terhadap pengembangan pertanian modern di masa mendatang.