Tim Barang Milik Negara BRMP Tinjau Lokasi IP2MP Pandu
Pandu-Tim Barang Milik Negara (BMN) Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) melakukan peninjauan lokasi di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Pandu (5/3). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala IP2MP Pandu Dintje Kantohe.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan pengelolaan dan pemanfaatan aset negara berjalan optimal.Tim BMN tersebut terdiri dari Asrul Koes, Derajat Nurbazarah dan Fauzi Subhi. Kedatangan Tim BMN bertujuan untuk melakukan verifikasi kondisi aset di Kebun Percobaan (KP) Pandu.
Tim BRMP Sulawesi Utara mendampingi Tim BMN dalam verifikasi tersebut. Pendampingan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Lydia Tulung. Kabag TU juga melibatkan anggotanya meliputi Brusli Umboh, Herry Kasim, Laurencia Nagara, Jany Sumampouw dan Purnama V. Mangundap.
Tim BMN BRMP meninjau secara langsung kondisi fasilitas yang berada di kawasan IP2MP Pandu. Peninjauan tersebut mencakup bangunan, lahan, serta sarana pendukung kegiatan pertanian modern. Tim BMN melakukan pengamatan lapangan guna memastikan kondisi aset terdata dengan baik.
Tim BMN BRMP juga mengevaluasi pemanfaatan lahan yang ada di IP2MP Pandu. Evaluasi tersebut bertujuan mengetahui tingkat pemanfaatan aset negara di lingkungan BRMP Sulawesi Utara. Tim BMN mencatat beberapa informasi penting terkait penggunaan lahan pertanian.
Tim BRMP Sulawesi Utara menjelaskan kondisi dan fungsi setiap fasilitas kepada tim BMN pada kegiatan tersebut. Penjelasan tersebut meliputi penggunaan lahan, bangunan, serta sarana penunjang kegiatan pertanian. Tim BMN menerima informasi tersebut sebagai bahan verifikasi data aset.
Kegiatan peninjauan lokasi tersebut mendukung penguatan pengelolaan BMN di lingkungan BRMP. Pengelolaan aset negara memerlukan data yang akurat dan pemanfaatan yang optimal. Tim BMN melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kesesuaian antara data dan kondisi lapangan.
Tim BMN BRMP menilai bahwa pemanfaatan aset di IP2MP Pandu memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian modern. Pemanfaatan fasilitas tersebut dapat meningkatkan efektivitas kegiatan pengujian dan penerapan teknologi pertanian. Tim BMN mendorong pengelolaan aset secara tertib dan berkelanjutan.
Kegiatan peninjauan lokasi tersebut juga memperkuat koordinasi antara Tim BMN dan BRMP Sulawesi Utara. Koordinasi tersebut diperlukan dalam rangka meningkatkan tata kelola aset negara. Tim BMN dan BRMP Sulawesi Utara berkomitmen menjaga pemanfaatan aset secara optimal.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Utara terus mendorong pemanfaatan aset negara untuk mendukung pembangunan pertanian. Pemanfaatan fasilitas IP2MP Pandu diharapkan mampu menunjang kegiatan penerapan modernisasi pertanian di daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan program pembangunan pertanian di Sulawesi Utara.