• Jl. Kampus Pertanian
  • (0431) 838858
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Leaflet
    • Prosiding
    • Brosur
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
179 dilihat       01 September 2024

Tim Perbenihan Padi Laksanakan Pendampingan Pemupukan, Pengamatan OPT dan Roguing di Lokasi Demfarm

Ranoyapo (29-30/8), Tim Perbenihan Padi melaksanakan pendampingan pemupukan kedua, yaitu pada umur tanaman memasuki 35 HST dengan dosis 50% Urea dan 50% NPK dari dosis yang direkomendasikan. Untuk wilayah Desa Ranoiapo tepatnya di Poktan Tinontongan, berdasarkan Hasil Uji Tanah dengan menggunakan PUTS, didapati bahwa dosisi pupuk yang direkomendasikan adalah sebanyak 175 – 200 kg Urea dan NPK 300 kg untuk tiap Ha.
Dengan melaksanakan pemupukan kedua tersebut, diharapkan efisiensi pemupukan dengan mengelola pupuk secara tepat sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan dapat menghasilkan produksi tinggi. Selain pendampingan pemupukan, tim juga melaksanakan pendampingan pengamatan OPT bersama Pengamat OPT dan Penyuluh setempat.
Beberapa OPT yang ditemui, antara lain hama kepinding tanah, ulat daun dan ada indikasi beberapa spot tanaman menunjukkan kekuningan yang merupakan gejala tungro. Namun demikian, serangan yang ada masih di bawah ambang batas serangan. 
Tim juga melaksanakan pendampingan roguing yang dipandu langsung oleh Pengawas Benih Tanaman (PBT) wilayah setempat. Untuk tanaman padi, roguing dapat dilakukan sebanyak minimal empat kali dan roguing dilakukan secara berulang dan sistematik.
Dan tidak disarankan jika dilakukan hanya satu kali karena peluang untuk menghasilkan varietas yang menyimpang akan sangat tinggi. Roguing pertama kali ini dilaksanakan pada fase vegetatif awal, yaitu umur tanaman antara 35 sampai 45 HST.
Sumber:
Tim Perbenihan Padi BSIP Sulawesi Utara
Prev Next

- DS Wibowo


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Rakor Awal BBRMP Sulut Perkuat Kinerja 2026
    12 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    BBRMP Sulawesi Utara Membimbing Siswa SMKN Pembangunan Pertanian Kalasey
    12 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Mentan Amran: NTB Menjadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional
    10 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Presiden Prabowo Tetapkan Swasembada Pangan Sebagai Agenda Strategis Tiga Tahun Kedepan
    09 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Waspadai Potensi Banjir Musim Hujan 2026, Kementan Perkuat Antisipasi dan Pendampingan Petani
    03 Feb 2026 - By DS Wibowo

tags

Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Benih Padi Roguing

Kontak

(0431) 838858
(0431) 838858
[email protected]

Jl. Kampus Pertanian, Kalasey

Kec. Mandolang. Kab. Minahasa

Manado - Sulawesi Utara

Kode Pos 95661

Alamat website: https://sulut.brmp.pertanian.go.id

No. WA: 085396309361

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara. All Right Reserved