BRMP Sulawesi Utara Gelar Evaluasi Program Strategis Kementerian Pertanian Di Boltara
Boroko-BRMP Sulawesi Utara melaksanakan evaluasi Program Strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) pada 18–19 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Kegiatan tersebut bertujuan mempercepat realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi dan jagung. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memiliki target LTT padi seluas 7.678 hektare sesuai ketetapan Kementerian Pertanian.
Pertemuan ini diikuti oleh 31 peserta dari Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Peserta terdiri dari Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (Kabid TPH), Kelompok Jabatan Fungsional (KJF), Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Pengolah data LTT, Penyuluh dan staf Dinas.
Kepala Dinas Pertanian (Kadis) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Siska Nurcahyani Babay, S.Pt., M.Si., membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan kebijakan percepatan LTT meliputi pemda, dinas pertanian dan penyuluh lapangan menggalakan/melaksanakan kegiatan penanaman perdana di setiap kecamatan.
Selain itu, pengoperasian brigade tanam dan panen, pemberian bantuan baik sumber Dana APBD/APBN, pendataan areal-areal pertanian yang belum termanfaatkan untuk penanaman baik padi dan jagung. Dan terakhir adalah pengusulan bantuan sarana pendukung berupa pupuk, herbisida maupun traktor dan pompa air.
Berdasarkan evaluasi hingga 16 Desember 2025, realisasi LTT padi telah mencapai 5.266 hektare. Capaian tersebut setara dengan 68,58 persen dari target nasional yang ditetapkan.
Para penyuluh pertanian berkomitmen menyisir kembali wilayah yang belum terlaporkan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan capaian LTT padi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Pada kesempatan tersebut, BRMP Sulawesi Utara menyerahkan buku saku Petunjuk Teknis Budidaya Padi Sawah, Petunjuk Teknis Budidaya Padi Gogo di Lahan Kering dan Budidaya Jagung Terstandar.
Penerima buku saku tersebut antara lain Kepala Dinas Pertanian, Kabid TPH, Kabid Penyuluhan dan 6 Koordinator BPP, dengan masing-masing mendapat 3 judul. Buku tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyuluh di lapangan.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan lokasi pertanaman padi di enam kecamatan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi dan perkembangan tanaman di lapangan.