BRMP Sulawesi Utara Turut Perkuat Konsolidasi Nasional dan Peran Direktur Wilayah
BRMP Sulawesi utara menghadiri rapat kerja Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) di Bogor. Rapat kerja pada hari kedua untuk memperkuat konsolidasi nasional dan peran Direktur Wilayah di Bogor.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 26 Februari 2026 di Novotel. Panitia menghadirkan seluruh pemangku kepentingan BRMP dalam forum nasional tersebut.
Panitia mengundang 64 kepala satuan kerja (satker) BRMP se-Indonesia pada kegiatan tersebut. Panitia juga menghadirkan Kabag TU dan Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) secara luring di lokasi acara.
Jajaran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengikuti kegiatan bersama Ketua Kelompok Substansi (Kelsi) secara daring. Selain itu, hadir juga Ketua tim kerja (Katimker) Penyuluh.
Panitia menyelenggarakan rapat kerja untuk memperkuat konsolidasi internal pasca transformasi kelembagaan. Transformasi tersebut mengubah Balai Penerapan Modernisasi Pertanian menjadi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian.
Kepala BRMP Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., GRCE menyampaikan arahan kepada seluruh peserta di ruang rapat. Beliau menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Pertanian dan penyuluh atas capaian swasembada beras nasional. Beliau juga menegaskan pentingnya sinergi program strategis kementerian melalui BRMP.
Peserta rapat menyepakati Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Selindo sebagai Direktur Wilayah. Keputusan tersebut menetapkan seluruh program strategis Kementerian Pertanian melalui BRMP secara teknis dan nonteknis.
BRMP menerima mandat untuk mengkoordinasikan seluruh program Kementerian Pertanian di Indonesia. Seluruh direktorat jenderal teknis menyalurkan program melalui BRMP sesuai mekanisme yang berlaku.
Pimpinan juga mengingatkan penyelesaian tugas pendataan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dari dirjen teknis secara cepat dan tepat waktu. Harapannya dengan tersediannya CPCL tepat waktu memperlancar pencapaian program strategis Kementan.