BRMP Sulut Dorong Modernisasi Pertanian melalui Penanaman Padi PM-AAS di Minahasa Tenggara
Minahasa Tenggara – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong modernisasi pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi budidaya padi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman padi menggunakan metode Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) bersama Kelompok Tani (Poktan) Makapiho di Desa Minanga Satu, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Selasa (20/10).
Kegiatan penanaman tersebut dihadiri oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut, Steivie Karouw, bersama Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Mitra, Ellen Ohi. Kehadiran kedua pejabat tersebut menunjukkan dukungan terhadap penerapan inovasi pertanian sekaligus memperkuat koordinasi dalam pengembangan budidaya padi di wilayah Mitra.
Selain itu, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang (kabid) Tanaman Pangan, Nofry Rompas, Kabid Penyuluhan, Olvie Lumopa, serta Kepala Tim Kerja (Katimker) BRMP Sulut, Leonardie Ratela. Para pejabat tersebut mengikuti kegiatan bersama anggota Poktan Makapiho yang diketuai oleh Meldy sebagai bagian dari upaya pengembangan pertanian berbasis inovasi di tingkat petani.
Penerapan metode PM-AAS menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan inovasi dan teknologi dalam kegiatan budidaya padi. Melalui kegiatan penanaman ini, BRMP Sulut mendorong petani agar semakin mengenal metode budidaya modern yang berpotensi meningkatkan efisiensi usaha tani dan mendukung peningkatan produktivitas padi.
Keterlibatan BRMP Sulut bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mitra juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan kelompok tani dalam mempercepat penerapan inovasi pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pendampingan teknis serta meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Bagi Poktan Makapiho, kegiatan penanaman ini menjadi bagian dari upaya pengembangan budidaya padi di Desa Minanga Satu. Melalui penerapan metode budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan serta pendampingan dari pihak terkait, petani diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan lahan dan meningkatkan keberlanjutan produksi pertanian.
Modernisasi pertanian menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan peningkatan produksi dan pemenuhan kebutuhan pangan. Oleh karena itu, penerapan teknologi budidaya perlu disertai pendampingan berkelanjutan, koordinasi lintas sektor, serta evaluasi terhadap hasil penerapannya agar manfaat inovasi dapat dirasakan oleh petani.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulut bersama Pemerintah Kabupaten Mitra diharapkan terus memperkuat kerja sama dalam mendorong penerapan teknologi pertanian di tingkat lapangan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petani sekaligus mengembangkan sistem pertanian yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing.
Dengan terlaksananya penanaman padi menggunakan metode PM-AAS di Desa Minanga Satu, BRMP Sulut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penerapan inovasi pertanian bersama pemerintah daerah dan kelompok tani. Sinergi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas padi dan penguatan ketahanan pangan di Sulut.