BRMP Sulut Gelar Bimtek Manajemen Keuangan bagi 15 Koperasi Binaan ICARE
Minahasa Utara — Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi binaan program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) melalui peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Keuangan Koperasi yang dilaksanakan di Casa Benedetta, Sabtu (17/10).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 15 koperasi binaan ICARE Sulut. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus koperasi dalam mengelola keuangan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang baik.
Anita Winokan, membuka kegiatan secara langsung. Dalam pelaksanaannya, BRMP Sulut menghadirkan Tenry Nur Amriani, Kepala Subbagian (Kasubbag) Tata Usaha dan Kepatuhan Internal Balai Diklat Keuangan Manado, sebagai narasumber yang memberikan materi terkait tata kelola dan penyusunan laporan keuangan koperasi.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan administrasi keuangan, pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pengurus koperasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha sekaligus memperkuat kepercayaan anggota terhadap kinerja organisasi.
Dalam penyampaian materi, narasumber menekankan bahwa penyusunan laporan keuangan koperasi harus berlandaskan bukti transaksi yang objektif dan dapat diverifikasi. Pengurus koperasi perlu memastikan bahwa setiap penerimaan dan pengeluaran tercatat secara sistematis sehingga laporan keuangan menggambarkan kondisi usaha yang sebenarnya, bukan sekadar berdasarkan perkiraan angka.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya penerapan siklus akuntansi secara disiplin. Proses tersebut meliputi pengumpulan bukti transaksi, pencatatan dalam jurnal, pemindah bukuan ke buku besar, penyusunan neraca lajur, hingga pencatatan penyesuaian pada akhir periode akuntansi. Setiap tahapan tersebut berperan penting dalam menghasilkan informasi keuangan yang akurat dan dapat ditelusuri.
Penerapan sistem pencatatan yang baik akan membantu pengurus menyusun laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan secara lebih tepat. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk mengevaluasi kinerja usaha, mengendalikan pengeluaran, merencanakan kebutuhan modal, serta mengambil keputusan strategis bagi pengembangan koperasi.
Bagi 15 koperasi binaan ICARE Sulut, penguatan manajemen keuangan menjadi langkah penting dalam membangun tata kelola usaha yang profesional dan berkelanjutan. Kemampuan mengelola keuangan secara tertib juga diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas pengurus, memperkuat kemandirian koperasi, dan mendukung pengembangan usaha berbasis potensi komoditas pertanian di daerah.
Melalui Bimtek Manajemen Keuangan ini, BRMP Sulut menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi koperasi binaan ICARE dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas tata kelola kelembagaan. Dengan pengelolaan keuangan yang transparan, akurat, dan bertanggung jawab, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, profesional, dan berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.