BRMP Sulut Ikuti Bimtek Teknologi Budi Daya dan Produksi Gandum Tropis
Maros-Kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Teknologi Budi Daya dan Produksi Gandum Tropis Mendukung Ketahanan Pangan diselenggarakan oleh BRMP Serealia. Staf BRMP Sulawesi Utara yang mengikuti kegiatan bimtek adalah Midy Lebang, MSi. Bimtek dilaksanakan selama 4 hari, yaitu pada tanggal 23 hingga 26 Nopember 2025.
Bimtek dilaksanakan di Auditorium Prof.Dr. Ibrahim Manwan, yang beralamat di Jln Dr Ratulangi, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Sedangkan kegiatan kunjungan lapangan berlokasi di Kebun Percobaan Jeneponto.
Bimtek diawali dengan sambutan Kepala BRMP Serelia Dr. Amin Nur, SP,M.S,i. Dr. Amin menekankan tentang teknologi budi daya dan produksi gandum tropis.
Harapannya di tahun depan ketika perbenihan gandum dilaksanakan, di beberapa BRMP sudah mengetahui tentang teori serta praktek perbenihan gandum tropis, karena produksi gandum adalah instruksi langsung Presiden melalui Menteri Pertanian.
Acara bimtek dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc. Prof juga menekankan tentang tantangan serta peluang tanaman gandum, dimana benih gandum masih sangat susah didapatkan.
Apalagi plasma nutfahnya hanya ada di BRMP Serelia Maros, sehingga harus dirawat dan dikembangkan dengan baik dan berpeluang. Karena permintaan akan gandum ini tinggi dan varietas baru adaptif di iklim tropis.
Acara selanjutnya adalah pemaparan materi pertama, tentang Prospek Pengembangan Gandum Di Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc.
Sedangkan materi kedua tentang Teknik Pemuliaan Tanaman Gandum oleh Prof. Dr. Muh. Farid BDR., dan materi ketiga tentang Karakteristik Varietas dan Budi Daya Tanaman Gandum oleh Prof. Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc.
Materi Keempat yang disampaikan mengenai Hama dan Penyakit Utama Gandum oleh Dr. Suriani, SP, MP., dan materi keenam tentang Produksi Benih Gandum, Panen dan Pasca Panen oleh Karlina Syahruddin, SP, M.Si.
Acara dilanjutkan pada hari kedua berupa kunjungan lapangan ke Kebun Percobaan Jeneponto. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat pengembangan berbagai varietas gandum melalui perbenihan gandum.
Dalam perbenihan gandum tersebut terdapat 6 varietas, dimana lahannya mencapai luasan satu hektar. Pertanaman dalam perbenihan gandum mencapai umur 46 hari.