BRMP Sulut Lakukan Monitoring dan Pembinaan Peternak Ayam KUB di Minahasa Utara
Minahasa Utara — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan monitoring dan pembinaan terhadap peternak ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), Corry Kalitow, di Desa Talawaan Bantik, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu, (14/10). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan usaha peternakan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi peternak dalam melakukan pengembangan dan perbanyakan ayam KUB.
Tim peternakan BRMP Sulut melakukan kunjungan langsung ke lokasi pemeliharaan untuk melihat kondisi ternak dan sistem budidaya yang diterapkan oleh peternak. Melalui kegiatan tersebut, tim berupaya memperoleh informasi mengenai perkembangan populasi ayam, kondisi kandang, serta permasalahan teknis yang dapat memengaruhi keberhasilan usaha peternakan.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim menemukan adanya kendala berupa tingginya tingkat kematian ayam yang dipelihara. Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat menghambat pertumbuhan populasi ternak, mengurangi produktivitas, dan memengaruhi keberlanjutan usaha peternakan ayam KUB yang dikelola oleh peternak.
Menanggapi permasalahan tersebut, tim peternakan BRMP Sulut memberikan pembinaan teknis kepada Corry Kalitow mengenai pentingnya penerapan tata cara pemeliharaan ayam KUB yang baik dan benar. Pembinaan ini mencakup perhatian terhadap kondisi lingkungan pemeliharaan, kebersihan kandang, serta pengelolaan ternak secara teratur untuk mengurangi risiko kematian ayam.
Tim juga menekankan pentingnya menjaga sanitasi kandang sebagai salah satu langkah untuk menciptakan lingkungan pemeliharaan yang sehat. Peternak perlu membersihkan kandang secara rutin, menjaga ketersediaan air minum yang bersih, serta memastikan pakan tersedia sesuai kebutuhan ayam agar pertumbuhan ternak dapat berlangsung secara optimal.
Selain menjaga kebersihan kandang, peternak perlu melakukan pengamatan secara berkala terhadap kondisi kesehatan ayam. Pengamatan tersebut membantu peternak mengenali perubahan perilaku, penurunan nafsu makan, atau gejala lain yang berpotensi mengganggu kesehatan ternak sehingga tindakan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Melalui kegiatan pembinaan ini, BRMP Sulut mendorong peternak agar lebih memperhatikan manajemen pemeliharaan dan menerapkan rekomendasi teknis sesuai kebutuhan usaha. Pendampingan secara langsung diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peternak mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan budidaya ayam KUB, terutama dalam menekan tingkat kematian dan meningkatkan keberhasilan perbanyakan ternak.
BRMP Sulut terus berupaya mendukung pengembangan peternakan melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan kepada peternak di wilayah Sulut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan teknologi peternakan serta mendorong pengelolaan usaha yang lebih efektif, produktif, dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dengan adanya monitoring dan pembinaan di Desa Talawaan Bantik, BRMP Sulut berharap Corry Kalitow dapat memperbaiki tata kelola pemeliharaan ayam KUB dan mengatasi kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan pengembangan ayam KUB sekaligus memperkuat kontribusi usaha peternakan rakyat terhadap penyediaan sumber protein hewani dan peningkatan kesejahteraan peternak.