Perkuat Rantai Pasok, BRMP Sulut Tingkatkan Kapasitas Koperasi ICARE
Minahasa Utara — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan pengelolaan usaha koperasi binaan program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Manajemen Teknis. Kegiatan ini berlangsung di Casa Benedetta, Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (14/10).
Kegiatan ini menyasar koperasi binaan ICARE yang berada di wilayah Kecamatan Airmadidi, Dimembe, dan Kalawat. Melalui bimbingan teknis tersebut, BRMP Sulut mendorong peningkatan kemampuan anggota koperasi dalam mengelola usaha secara profesional, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan pasar.
Bimbingan teknis dibuka secara langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan ICARE Rita Novarianto, Kegiatan ini menghadirkan Clara Polii, Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut, sebagai narasumber yang memberikan materi terkait penguatan manajemen koperasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen produksi dan mutu serta manajemen rantai pasok. Kedua materi ini menjadi aspek penting dalam mendukung keberlanjutan usaha koperasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas produk, mengatur proses produksi, dan memperluas akses pemasaran hasil usaha anggota.
Clara Polii menjelaskan bahwa manajemen rantai pasok memiliki peran strategis dalam menghubungkan kebutuhan anggota koperasi dengan permintaan pasar. Menurutnya, pengelolaan rantai pasok yang baik dapat membantu koperasi memenuhi kebutuhan pasar secara efisien, tepat waktu, dan dapat dipercaya.
Selain itu, Clara menekankan pentingnya perencanaan produksi yang matang untuk meningkatkan efisiensi operasional koperasi. Perencanaan yang baik memungkinkan koperasi mengatur kebutuhan bahan baku, menentukan jumlah produksi, menjaga kualitas produk, serta menyesuaikan hasil produksi dengan permintaan pasar.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan koperasi tidak hanya bergantung pada sistem manajemen, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh anggota. Partisipasi anggota, pencatatan administrasi dan keuangan yang tertib, serta upaya perbaikan secara berkelanjutan merupakan faktor penting dalam membangun usaha koperasi yang sehat dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulut berharap koperasi binaan ICARE di Kecamatan Airmadidi, Dimembe, dan Kalawat mampu menerapkan prinsip manajemen produksi dan rantai pasok secara lebih optimal. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendorong efisiensi usaha, menjaga mutu produk, serta memperkuat hubungan antara koperasi, anggota, dan pasar.
Bimbingan teknis ini menjadi bagian dari upaya BRMP Sulut dalam mendukung pengembangan koperasi pertanian yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan melalui program ICARE. Dengan penguatan kapasitas manajemen teknis, koperasi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan anggota.