BRMP Sulut Pastikan Kesiapan Industri Kelapa Sambut Kunjungan Tenaga Ahli Menteri
Minahasa Utara — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan peninjauan langsung ke dua pabrik pengolahan kelapa terkemuka di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Selasa, (12 /5/2026). Langkah strategis ini sekaligus menjadi bukti keseriusan daerah mengangkat derajat komoditas kelapa sebagai andalan ekonomi.
Direktur Wilayah (DirWil) BRMP Sulut, Steivie Karouw memimpin langsung tim peninjauan utama bersama seluruh staf teknis lembaganya sepanjang rangkaian kegiatan. Agar setiap aspek persiapan diperiksa secara cermat dan menyeluruh. Kehadiran pimpinan tertinggi wilayah itu menegaskan bahwa agenda ini mendapat perhatian khusus dari tingkat provinsi.
Rombongan peninjau menyambangi dua perusahaan pengolahan unggulan, yakni PT. Boffe Coconut Indonesia dan PT. Royal Coconut di kawasan sentra industri kelapa daerah tersebut, Sebagai titik fokus kunjungan pejabat pusat karena kedua pabrik ini dianggap telah memiliki sistem kerja yang layak dikembangkan lebih lanjut. Lokasi ini dipilih mewakili kemajuan nyata hilirisasi kelapa di Sulawesi Utara.
Kepala Dinas Pertanian Minut Bertha Loutje Katuuk turut mendampingi seluruh proses kunjungan. Bersama tim pendamping lapangan selama kegiatan berlangsung guna memberikan data akurat dan dukungan penuh. Sinergi antarinstansi ini memperlancar komunikasi sekaligus memperkuat kerja sama membangun sektor pertanian.
Tim BRMP Sulut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas, mesin produksi, sistem pengelolaan, hingga standar mutu hasil olahan secara bertahap dan terperinci di sela-sela kunjungan rombongan Tenaga Ahli Menteri Yusran Jusuf.
Kegiatan ini diselenggarakan khusus untuk memastikan kelancaran agenda kunjungan resmi sekaligus memperkuat program hilirisasi industri kelapa di seluruh wilayah Sulawesi Utara, melalui masukan langsung dari tenaga ahli berkompeten tingkat nasional supaya kelapa yang semula hanya dijual sebagai bahan mentah berubah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Harapan besar disematkan agar kunjungan ini membuka akses pasar yang lebih luas dan menguntungkan pelaku usaha.
Melalui peninjauan ini, BRMP Sulut menegaskan komitmennya mendorong modernisasi pengolahan kelapa secara berkelanjutan di setiap sentra produksi yang ada dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara aktif guna meningkatkan pendapatan petani, memperkuat perekonomian daerah, dan menjadikan Sulut sebagai pusat industri kelapa unggulan di Indonesia Timur. Semua pihak meyakini persiapan matang ini akan melahirkan terobosan baru yang membawa manfaat nyata bagi kemajuan daerah.