BRMP Sulut Perkuat Koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Kepulauan Talaud
Melonguane Timur – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) memperkuat koordinasi pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (30/10). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut, Steivie Karouw, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Gustaf Atang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud, Dirman Gumolung, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) BRMP Sulut, Lydia E.A. Tulung, Katimker Penyuluh, Constantine Simbala, serta para penyuluh pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dirwil BRMP Sulut, Steivie Karouw, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara BRMP Sulut, pemerintah daerah, dan penyuluh pertanian untuk memastikan program strategis Kementerian Pertanian dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Salah satu agenda utama yang menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut adalah pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Kepulauan Talaud. Steivie Karouw menekankan pentingnya percepatan realisasi LTT sesuai dengan target yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produksi dan mendukung swasembada pangan nasional.
Selain membahas target dan capaian LTT, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan kegiatan pertanaman serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Melalui evaluasi bersama, seluruh pihak diharapkan dapat merumuskan langkah strategis dan tindak lanjut yang tepat untuk mempercepat pencapaian target pertanian di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dalam kesempatan tersebut, Steivie Karouw juga memperkenalkan pendekatan modernisasi pertanian melalui program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS). Program ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian dalam mendorong transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi, mekanisasi, dan inovasi untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas usaha tani.
Lebih lanjut, Steivie menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan petani. Para penyuluh diharapkan aktif mengawal pelaksanaan program strategis, memberikan pendampingan teknis, memantau perkembangan pertanaman, serta mendorong petani untuk mengadopsi teknologi dan inovasi pertanian modern.
Melalui rapat koordinasi ini, BRMP Sulut bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Dinas Pertanian, dan seluruh penyuluh pertanian berkomitmen memperkuat sinergi dalam mengawal program strategis Kementerian Pertanian, khususnya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat pelaksanaan program pembangunan pertanian, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.