Perkuat Sistem Budidaya Jagung Modern, BRMP Sulut Ikuti Bimtek KMP
Minahasa Utara,– Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Klinik Modernisasi Pertanian (KMP) bertema “Sistem Budidaya Jagung Modern Mendukung Korporasi Petani” pada Kamis (29/10). Kegiatan yang diselenggarakan oleh BRMP Tanaman Pangan melalui Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) ini bertujuan meningkatkan produktivitas jagung melalui penerapan teknologi pertanian modern.
BRMP Sulut mengutus tiga personel untuk mengikuti kegiatan tersebut, yaitu Midy San Lebang, Kesna La Maega, dan Rizki Ramdani. Ketiganya mengikuti rangkaian kegiatan untuk memperkuat pemahaman mengenai teknologi budidaya jagung modern dan mendukung penerapannya di tingkat petani.
Kegiatan Bimtek KMP berlangsung di Kantor Desa Kema, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan doa bersama oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kema, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi interaktif mengenai pengembangan sistem budidaya jagung modern.
Dalam sesi penyampaian materi, Muhammad Abid, dari BRMP Tanaman Serealia memaparkan materi mengenai sistem budidaya jagung modern untuk mendukung peningkatan produktivitas dan penguatan korporasi petani. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya penerapan teknologi budidaya yang terstandar untuk meningkatkan efisiensi usaha tani dan hasil produksi jagung.
Camat Kema, Maykel Mario Parengkuan, turut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bimtek KMP tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas petani jagung sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui penerapan inovasi dan teknologi pertanian modern.
Untuk memperdalam pemahaman peserta, panitia juga memfasilitasi diskusi interaktif mengenai penerapan teknologi budidaya jagung di lapangan. Melalui sesi tersebut, peserta berkesempatan bertukar informasi dan membahas upaya mengatasi berbagai tantangan dalam pengembangan usaha tani jagung yang produktif dan berkelanjutan.
Selain penyampaian materi di dalam ruangan, kegiatan Bimtek KMP juga mencakup pengembangan demonstrasi plot (demplot) budidaya jagung seluas satu hektare. Demplot tersebut menggunakan jagung komposit varietas Jakarin dan jagung hibrida varietas JH 37 sebagai sarana pembelajaran lapangan untuk memperkenalkan teknologi budidaya serta mendukung pengamatan terhadap penerapan varietas jagung.
Pelaksanaan Bimtek KMP ini diharapkan dapat memperkuat penerapan teknologi pertanian modern melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian. Selain itu, pengembangan sistem budidaya yang terstandar diharapkan mampu meningkatkan produktivitas jagung, efisiensi usaha tani, dan kualitas hasil produksi petani di Kabupaten Minut.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BRMP Sulut mendukung upaya modernisasi pertanian melalui Program ICARE, khususnya dalam pengembangan sistem budidaya jagung yang produktif dan berkelanjutan. Penguatan kelembagaan berbasis korporasi petani atau koperasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha tani, memperluas akses pasar, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani jagung.