• Jl. Kampus Pertanian
  • (0431) 838858
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Leaflet
    • Prosiding
    • Brosur
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
155 dilihat       21 April 2025

Mentan Amran Perkuat Kerja Sama Pertanian dengan Yordania

Sabtu, 19 April 2025 

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Hasyimiyah Yordania, khususnya di bidang pengelolaan air (water management) dan pengembangan budidaya gandum.

“Saya baru tiba dari kunjungan ke Yordania, bertemu dengan Menteri Pertanian Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Khaled Al Henefat. Insyaallah, kita akan perkuat hubungan bilateral kerja sama dengan Yordania,” ujar Mentan Amran saat Konferensi Pers, di Kanpus Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (17/4/2025). Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran tertarik pada sistem pengelolaan air (water management) yang diterapkan Yordania. Meskipun negara tersebut menghadapi keterbatasan sumber daya air, mereka mampu mengelolanya secara efektif untuk menunjang produktivitas pertanian yang tinggi.
“Yang menarik di sana adalah water management. Meskipun Yordania kekurangan air, tetapi bisa dimanage sehingga pertanian sangat produktif. Indonesia akan tukar-menukar informasi dan teknologi dengan mereka, khususnya karena kita butuh ahli water management dari sana,” jelas Mentan Amran
Mentan Amran menambahkan, Indonesia juga sedang mulai mencari lahan potensial untuk penanaman gandum. Menurutnya, Yordania memiliki keahlian dalam mengelola wilayah kering dengan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) yang sangat efisien.
“Untuk gandum kita sedang mulai cari lahannya. Kita bisa kelola dengan model drip irrigation. Di sana (Yordania) tanamannya subur-subur. Sistem ini didalamnya sudah ada pupuk, unsur hara, dan air yang langsung tersalur ke tanaman. Kita akan pelajari bagaimana menggunakan air seminimal mungkin,” jelasnya.
Selain sektor air, Indonesia juga menjajaki peluang pengembangan tanaman gandum dalam negeri. Mentan Amran menyebut, Indonesia telah melakukan pengecekan terhadap kesesuaian iklim (agroklimat) di berbagai wilayah, dan kini tengah mencari bibit unggul gandum yang dapat dikembangkan secara lokal.
“Kami mencoba untuk (tanam) gandum. Kami sudah mengecek kecocokan agroklimat di seluruh Indonesia dan sedang mencari bibit unggul yang bisa dikembangkan. Mudah-mudahan bisa tumbuh dengan baik sehingga ke depan dapat mengurangi impor gandum,” kata Mentan Amran.
Uji coba penanaman gandum, lanjutnya, akan dilakukan di sejumlah wilayah potensial seperti Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat ini para ahli telah turun langsung untuk menilai kesiapan lokasi.
“Kami akan mengundang ahli dari sana. Kita tukar teknologi dan informasi, karena kita juga punya keunggulan, “ ungkap Mentan Amran 
Mentan Amran menegaskan, kerja sama ini bukan hanya untuk memperkuat hubungan antarnegara, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ini hubungan yang sangat baik. Yang terpenting, kita ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ketahanan pangan yang kuat,” pungkas Mentan Amran.
Sumber:
https://pertanian.go.id/
Prev Next

- DS Wibowo


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Mentan Amran: NTB Menjadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional
    10 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Presiden Prabowo Tetapkan Swasembada Pangan Sebagai Agenda Strategis Tiga Tahun Kedepan
    09 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Waspadai Potensi Banjir Musim Hujan 2026, Kementan Perkuat Antisipasi dan Pendampingan Petani
    03 Feb 2026 - By DS Wibowo
  • Thumb
    Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Pastikan Kejahatan Pangan Ditindak Tegas
    28 Jan 2026 - By DS Wibowo
  • Thumb
    Di WEF Davos, Presiden Prabowo Umumkan Indonesia sebagai Kekuatan Baru Pangan Dunia
    28 Jan 2026 - By DS Wibowo

tags

Andi Amran Sulaiman Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian

Kontak

(0431) 838858
(0431) 838858
[email protected]

Jl. Kampus Pertanian, Kalasey

Kec. Mandolang. Kab. Minahasa

Manado - Sulawesi Utara

Kode Pos 95661

Alamat website: https://sulut.brmp.pertanian.go.id

No. WA: 085396309361

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara. All Right Reserved