PIU BRMP Sulawesi Utara Gelar Sekolah Lapang IndoGAP Kelapa Jagung Program ICARE
Kauditan-Kementerian Pertanian melalui Program Integrated Corporation of Agricultural Resources for Empowerment (ICARE) terus memperkuat kapasitas petani di Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Kecamatan Kauditan.
Penguatan kapasitas dilakukan melalui pelatihan Sekolah Lapang IndoGAP atau Indonesian Good Agricultural Practices. Peserta kegiatan merupakan pengurus dan anggota Koperasi Tou Udit Marameji yang mengelola komoditas kelapa dan jagung.
Dr. Faisal, SP., M.Si., dalam sambutannya mewakili Kepala BRMP Sulawesi Utara menyampaikan bahwa Program ICARE didanai oleh Bank Dunia. Program ini bertujuan membangun ekosistem pertanian berbasis korporasi yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa integrasi kelapa dan jagung menjadi model utama yang dikembangkan di Minahasa Utara. Sekolah Lapang ini dirancang sebagai ruang belajar langsung di lahan melalui metode learning by doing.
Penerapan IndoGAP dinilai menjadi fondasi penting bagi pembentukan korporasi petani. Melalui standar ini, petani koperasi Tou Udit Marameji diharapkan lebih mudah memperoleh sertifikasi untuk memenuhi kebutuhan pasar industri dan ekspor.
Materi Sekolah Lapang meliputi budidaya jagung berbasis Indonesian Good Agricultural Practices yang disampaikan oleh Dr. Faisal, SP., M.Si. Selain itu, materi GAP kelapa disampaikan oleh Muhammad Nur, SP., M.Si.
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi diskusi. Program ICARE juga diharapkan mampu menurunkan biaya produksi serta meningkatkan efisiensi kerja melalui mekanisasi pertanian.
Dengan sinergi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan petani yang tergabung dalam koperasi, kawasan ICARE diharapkan menjadi pusat keunggulan integrasi kelapa dan jagung di Sulawesi Utara.