Teknologi IoT Diperkenalkan kepada Petani dan Koperasi di Minut
Minahasa Utara— Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tindak Lanjut Penguatan Internet of Things (IoT) bagi pelaku sektor pertanian di Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (3/10).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Koperasi Kumies Maesa Jaya, Koperasi Pandawa Wanua Matungkas yang merupakan koperasi binaan Integrated Corporation of Agricultural Resource Empowerment (ICARE), serta sejumlah petani dari Kecamatan Dimembe.
Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Pejabat Pembuat Komitme (PPK) kegiatan ICARE Rita Novarianto, yang memberikan penguatan kepada peserta mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung transformasi pertanian modern di tingkat petani dan koperasi.
Kegiatan menghadirkan Marson Budiman, akademisi dari Politeknik Negeri Manado (Polimdo), sebagai narasumber. Narasumber memberikan materi mengenai penerapan IoT dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengelolaan usaha pertanian.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai implementasi IoT yang dapat digunakan untuk membantu pemantauan kondisi pertanian secara lebih efektif. Teknologi tersebut dapat mendukung petani dalam memperoleh informasi yang diperlukan untuk menentukan tindakan budidaya secara tepat.
Selain IoT, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai optimalisasi platform digital dalam pengelolaan kegiatan pertanian. Pemanfaatan platform tersebut diharapkan dapat membantu koperasi dan petani mengelola informasi secara lebih terstruktur dan mudah diakses.
Penerapan teknologi berbasis data juga dapat membantu petani dalam mengambil keputusan berdasarkan kondisi lapangan dan informasi yang tersedia. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya serta mendukung pengelolaan usaha tani secara lebih terukur.
Melalui kegiatan Bimtek ini, BRMP Sulut mendorong koperasi dan petani di Kecamatan Dimembe untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital dan IoT. Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko dalam proses budidaya sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas komoditas pertanian.
BRMP Sulut berharap penguatan kapasitas melalui Bimtek IoT dapat mempercepat adopsi pertanian modern di Kecamatan Dimembe. Dengan pemanfaatan teknologi dan pengambilan keputusan berbasis data, petani dan koperasi diharapkan mampu mengembangkan usaha pertanian yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.