Temu Teknis Dorong Produktivitas Pangan Lewat Pertanian Modern
LOLAK, – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) bersinergi erat dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Kedua pihak menyelenggarakan temu teknis sekaligus rapat koordinasi strategis di wilayah Lolak pada hari Kamis, (6/8/2026).
Pertemuan strategis ini memusatkan pembahasan pada percepatan penerapan sistem Pertanian Modern – Advance Agricultural System (PM-AAS). Fokus utama kegiatan juga mencakup upaya mempercepat pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) di daerah Bolmong.
Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw, beserta tim pendukungnya. Turut hadir Constantin Simbala beserta tim, serta Ketua Tim Kerja Kabupaten Bolaang Mongondow Agus Haryono.
Hadir memperkuat diskusi para Kepala Bidang (Kabid) terkait, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian, serta seluruh Petugas Penyuluh Lapangan yang bertugas di wilayah tersebut. Kehadiran berbagai unsur pelaksana menunjukkan keseriusan bersama dalam memajukan sektor pertanian daerah.
Forum ini menjadi wadah penting untuk menyatukan pandangan dan arah kerja seluruh peserta. Kesepakatan visi diperlukan guna mengawal perubahan dari cara bertani biasa menuju pola yang lebih maju.
Pembahasan diarahkan untuk menerapkan sistem usaha tani yang mengandalkan mekanisasi dan teknologi canggih. Penerapan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara nyata dan efisien.
Sinergi antara pelaksana pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap arahan dapat berjalan lancar di lapangan. Setiap kendala yang mungkin muncul didiskusikan guna mencari solusi yang tepat dan cepat.
Langkah nyata ini disiapkan demi mendongkrak produktivitas tanaman pangan sebagai penyangga ketahanan pangan daerah. Pertanian yang maju dan produktif nantinya akan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani setempat.
Melalui pertemuan ini, seluruh peserta berkomitmen melaksanakan tugas dengan terpadu dan penuh tanggung jawab. Kerja sama yang kokoh akan mendorong tercapainya target luas tanam dan keberhasilan penerapan teknologi pertanian secara berkelanjutan.