15 Koperasi ICARE Diperkuat melalui Bimtek SDM BRMP Sulut
Minahasa Utara, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi 15 koperasi binaan Integrated Corporation of Agricultural Resource Empowerment (ICARE) di Casa Benedetta, Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (7/10).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pengelola koperasi agar mampu menjalankan kelembagaan dan usaha secara lebih terencana, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan anggota.
Narasumber Bimtek, Donny Aqsha, menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang dilakukan berdasarkan perencanaan bisnis yang jelas. Ia memberikan contoh praktik bisnis modern yang menentukan target pasar, strategi harga, kebutuhan tenaga kerja, hingga pengelolaan sumber daya manusia secara cermat.
Menurut Donny, koperasi perlu memiliki pengelola yang mampu menjalankan kegiatan usaha secara konsisten dan bertanggung jawab terhadap pencapaian target yang telah ditetapkan.
Setiap koperasi juga didorong memiliki sedikitnya satu orang pengelola khusus yang bekerja penuh waktu. Pengelola tersebut diharapkan mampu menjalankan operasional usaha sekaligus memenuhi target penjualan koperasi.
Pengelola koperasi dapat direkrut dari internal maupun eksternal koperasi dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan usaha. Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi memiliki sumber daya manusia yang fokus dalam mengembangkan kegiatan bisnis.
Melalui Bimtek ini, BRMP Sulut mendorong 15 koperasi binaan ICARE untuk tidak hanya mampu memanfaatkan dukungan program secara produktif, tetapi juga membangun sistem pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
Penguatan SDM diharapkan dapat meningkatkan kemandirian koperasi dalam mengembangkan usaha, meningkatkan pelayanan kepada anggota, serta memperluas peluang pemasaran produk pertanian.
Dengan pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada target, koperasi binaan ICARE diharapkan mampu berkembang menjadi kelembagaan ekonomi petani yang mandiri dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggotanya.