Bimtek Bawang Putih Perkuat Kapasitas Petani dan Penyuluh di Bolmong
Bolaang Mongondow — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian melalui pendampingan kegiatan Pengembangan Bawang Putih Nasional di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (7/10).
Program pengembangan bawang putih tersebut merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di sejumlah wilayah di Provinsi Sulut. Program tersebut menargetkan pengembangan bawang putih seluas 63 hektare yang tersebar di empat kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bolmong dengan target seluas 11,6 hektare.
Pendampingan dilaksanakan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berlangsung di BPP Singsingon, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas penyuluh pertanian dan petani.
Bimtek menghadirkan Dornhard R. Roring, Awaludin, dan Lukman Akil sebagai narasumber. BRMP Sulut memberikan pendampingan melalui Frendy Watupongoh, dan Diana Meidy W. Wehantow, sedangkan Penanggung Jawab Regional Muchtar Josua Sibarani, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Bolmong, Abdul Latief, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan harapan agar peserta mengikuti seluruh rangkaian Bimtek dengan baik. Ia menilai pemahaman peserta terhadap materi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan bawang putih di daerah.
Abdul Latief juga menekankan pentingnya peran penyuluh dalam mendampingi petani di lapangan. Penyuluh diharapkan aktif berdiskusi dengan kelompok tani, membangun kerja sama, serta mencatat berbagai permasalahan yang ditemukan selama pelaksanaan kegiatan untuk menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut.
“Peserta diharapkan dapat mengikuti setiap materi dengan baik, khususnya para penyuluh yang nantinya akan mendampingi petani di lapangan. Aktif dalam berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, serta mencatat berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan,” ujar Abdul Latief.
Melalui Bimtek tersebut, peserta memperoleh penguatan pengetahuan dan pemahaman mengenai pengembangan bawang putih. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kebutuhan serta berbagai permasalahan yang dihadapi petani dalam pelaksanaan program di lapangan.
BRMP Sulut terus memperkuat pendampingan teknologi dan penerapan inovasi pertanian di tingkat petani. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, BRMP, dan petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta kualitas bawang putih sekaligus mendukung keberhasilan program pengembangan hortikultura nasional di Sulut.