BRMP Sulut Dampingi Koperasi Warisa Kembangkan Usaha Minyak Kelapa
Minahasa Utara — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) mendampingi Koperasi Usaha Tani Warisa saat menerima kunjungan Tenaga Ahli Menteri (TAM) di Warisa Kampung Baru, Kamis (8/10). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau perkembangan usaha koperasi, khususnya pengolahan minyak kelapa sebagai salah satu potensi usaha berbasis komoditas lokal.
Murtir Jeddawi selaku TAM melakukan peninjauan langsung terhadap potensi usaha yang dikelola koperasi bersama Tim BRMP Sulut Rita Novarianto dan Sri Ika Novita Manangin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha koperasi agar mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Murtir Jeddawi memberikan masukan dan arahan kepada pengurus koperasi mengenai pentingnya penguatan manajemen usaha. Ia juga menekankan perlunya peningkatan kualitas produk agar minyak kelapa yang dihasilkan mampu bersaing dan memiliki daya tarik bagi konsumen.
Tim kunjungan turut melihat kegiatan pengolahan minyak kelapa yang menjadi salah satu peluang usaha unggulan Koperasi Usaha Tani Warisa. Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai kondisi usaha, proses produksi, serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Selain meninjau proses produksi, TAM bersama Tim BRMP Sulut berdiskusi dengan pengurus koperasi mengenai kapasitas produksi dan strategi pengembangan usaha. Diskusi tersebut juga membahas peluang peningkatan efisiensi pengolahan agar koperasi dapat mengoptimalkan potensi bahan baku kelapa yang tersedia.
Aspek pemasaran turut menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut. Pengurus koperasi didorong untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan promosi produk, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak agar minyak kelapa yang dihasilkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
BRMP Sulut terus mendorong penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha koperasi melalui pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu koperasi meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, memperkuat daya saing produk, dan mengoptimalkan potensi komoditas pertanian lokal.
Pengembangan usaha pengolahan minyak kelapa juga berpotensi memberikan nilai tambah bagi komoditas kelapa melalui kegiatan pengolahan dan pemasaran produk. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan mampu membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Melalui kunjungan ini, BRMP Sulut bersama TAM dan pengurus Koperasi Usaha Tani Warisa diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mengembangkan usaha berbasis komoditas lokal. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong Koperasi Usaha Tani Warisa menjadi kelembagaan ekonomi petani yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.