BRMP Sulut Dampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI di Sulawesi Utara
Minahasa Utara, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terdiri dari Aryanto, Sunardi, dan Nova H bersama tim Kementerian Pertanian mendampingi kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI di Provinsi Sulut pada hari jumat (9/10) Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan sektor peternakan dan perikanan serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan peternakan nasional.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Komisi IV DPR RI mengunjungi dua lokasi yang berkaitan dengan pengembangan peternakan, yaitu Klinik Anoa Breeding Centre di Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, serta peternakan babi PT Sulawesi Optima Wirakarya (PT SOW) di Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Selain itu, Komisi IV DPR RI juga menjadwalkan kunjungan ke Pelabuhan Perikanan Samudera Aertembaga Satu di Kota Bitung.
Saat mengunjungi Klinik Anoa Breeding Centre, Komisi IV DPR RI berdialog langsung dengan pihak pengelola untuk memperoleh informasi mengenai pengelolaan dan pengembangan populasi anoa. Dalam diskusi tersebut, rombongan menggali informasi mengenai sistem perkawinan, pemenuhan kebutuhan pakan, target peningkatan populasi, serta luas areal yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan pusat penangkaran satwa endemik Sulawesi tersebut.
Selain aspek pengembangbiakan, Komisi IV DPR RI juga menyoroti berbagai kendala yang dihadapi pengelola dalam menjaga keberlangsungan populasi anoa. Salah satu perhatian utama ialah penanganan penyakit akibat bakteri maupun virus yang dapat mengancam kesehatan satwa. Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kebutuhan dukungan teknis dan sarana untuk meningkatkan keberhasilan pengembangbiakan anoa.
Selanjutnya, rombongan Komisi IV DPR RI mengunjungi peternakan babi PT Sulawesi Optima Wirakarya (PT SOW) di Kabupaten Minahasa Utara. Pada kesempatan tersebut, Komisi IV DPR RI bersama tim berdiskusi dengan pihak perusahaan mengenai pengembangan usaha peternakan babi, terutama penguatan sistem pembibitan atau breeding dan penerapan biosekuriti untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga kesehatan ternak.
Penguatan sistem pembibitan dan biosekuriti menjadi perhatian penting dalam mendukung keberlanjutan industri peternakan babi di Indonesia, khususnya di Sulut. Melalui penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, pengendalian penyakit, dan pengembangan bibit berkualitas, sektor peternakan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternak.
Sebelum mengakhiri kunjungan di PT SOW, Komisi IV DPR RI menyampaikan pesan agar keberadaan perusahaan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri peternakan babi di Sulut. Komisi IV DPR RI juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang saling mendukung antara perusahaan dan peternak rakyat agar pengembangan usaha berskala besar tidak justru menghambat pertumbuhan peternakan babi yang telah berkembang di tengah masyarakat.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan industri peternakan modern dan keberlangsungan usaha peternakan rakyat. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan peternak diharapkan mampu menciptakan ekosistem peternakan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Sulut.
Melalui pendampingan kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI ini, BRMP Sulut bersama jajaran Kementerian Pertanian mendukung upaya penguatan sektor peternakan dan perikanan melalui peninjauan lapangan serta dialog langsung dengan para pemangku kepentingan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pengembangan kebijakan serta program pembangunan pertanian, peternakan, dan perikanan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Sulut.