Tenaga Ahli Menteri Tinjau Pertanian Modern dan Perbenihan Padi Sulut
Minahasa — Tenaga Ahli Menteri (TAM) Pertanian, Murtir Jeddawi, mewakili Menteri Pertanian melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (7/10). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan pertanian sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Rangkaian kunjungan diawali dengan kehadiran Murtir Jeddawi pada kegiatan bakti sosial Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) Sulut di Desa Tounelet, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa. Kegiatan tersebut diisi dengan pemeriksaan kesehatan masyarakat dan penyerahan tanaman buah berupa manggis, durian, serta mangga.
Dalam kegiatan tersebut, Murtir Jeddawi di damping Tim dari BRMP Sulut, Rita Novarianto beserta Sri Ika Novita Manangin, TAM menyerahkan tanaman buah kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian berbasis masyarakat. Tanaman tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara produktif sehingga memberikan manfaat pangan, lingkungan, dan ekonomi bagi masyarakat.
Setelah menghadiri kegiatan bakti sosial, Murtir Jeddawi melanjutkan kunjungan ke kegiatan Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung penerapan pertanian modern dan perkembangan kegiatan di tingkat petani.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke kegiatan perbenihan padi di Desa Tara-Tara, Kota Tomohon. Kegiatan perbenihan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung ketersediaan benih padi bermutu untuk menunjang peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan.
Kunjungan ke lokasi perbenihan padi tersebut diterima oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kota Tomohon. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan perbenihan serta peningkatan produksi padi di Sulut.
Rangkaian kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada Tenaga Ahli Menteri Pertanian untuk melihat langsung berbagai kegiatan pertanian di lapangan. Kegiatan tersebut mencakup pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat, pengembangan tanaman buah, penerapan PM-AAS, serta penguatan perbenihan padi.
Melalui kunjungan tersebut, Kementerian Pertanian menunjukkan perhatian terhadap pengembangan pertanian di Sulut. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku pertanian, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat penerapan pertanian modern serta mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.