BRMP Sulut Gelar SL Pendampingan IndoGAP Untuk Peningkatan Produksi Jagung dan Kelapa
Minahasa Utara, 7 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan produksi jagung dan kelapa, BRMP Sulawesi Utara (Sulut) melalui Program ICARE melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang (SL) Pendampingan IndoGAP Jagung dan Kelapa.
Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Rap-rap yang berlokasi Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dengan melibatkan koperasi penerima matching grant yang didanai oleh Program ICARE. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BRMP Sulawesi Utara, Dr. Ir. Agussalim, MP.
Dalam sambutannya, Kabalai menyampaikan bahwa pelaksanaan Sekolah Lapang IndoGAP ini diharapkan dapat memberikan peningkatan kapasitas bagi petani dan anggota koperasi penerima bantuan, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung di kebun masing-masing untuk meningkatkan produktivitas jagung dan kelapa.
“Kami berharap setelah menerima materi dan pendampingan dari para narasumber, para peserta dapat menerapkan teknologi budidaya sesuai standar IndoGAP di lahan masing-masing. Dengan begitu, produksi dan kualitas hasil pertanian akan semakin meningkat,” ujar Dr. Agussalim.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Jefta Pamandungan, SP, M.Sc dari Universitas Sam Ratulangi, dan Yulianus Rompa Matana, SP, M.Si. dari BRMP Tanaman Palma.
Keduanya menyampaikan materi terkait penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dalam budidaya jagung dan kelapa, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, pengendalian hama terpadu, hingga kegiatan pascapanen.
Peserta kegiatan berasal dari anggota koperasi penerima matching grant ICARE, yaitu Koperasi Damai Sejahtera Klabat dan Koperasi Senang Tani Minut, dengan total peserta sebanyak 150 orang. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani dan anggota koperasi di Minahasa Utara semakin siap menerapkan prinsip pertanian berkelanjutan berbasis standar IndoGAP, guna mendukung peningkatan produksi serta kesejahteraan petani di Wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa Utara.