Percepat LTT, BRMP Sulut Gelar Rapat di Bolsel
Bolaang Uki, Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Acara berlangsung di Gedung Pertemuan Kantor Balai Desa Bolaang Uki pada hari Kamis, (27/08/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh tim BRMP Sulut, Sri Pujiati, Aditya Giri, serta perwakilan CWS Carol Sumirat dan Tom J. Pontoh. Turut hadir Koordinator Wilayah (Katimker) Bolsel Yennie Turang beserta para penyuluh pertanian yang bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Bolsel.
Acara secara resmi dibuka oleh Carol Sumirat. Dalam sambutan pembukaannya, menyampaikan pentingnya pengawalan berkelanjutan demi tercapainya swasembada pangan yang stabil dan berkelanjutan di wilayah ini.
Berbagai tantangan serta hambatan yang terjadi di lapangan harus dapat diuraikan secara mendalam. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan tanaman padi dapat berjalan optimal hingga panen nanti.
Pertemuan ini menjadi wadah bagi para penyuluh untuk menyampaikan kendala teknis yang ditemui di tingkat lapangan terkait pelaksanaan program LTT. Semua permasalahan yang muncul dapat dikemukakan secara terbuka dan bersama-sama dicarikan jalan keluarnya.
Dengan pembahasan bersama, setiap kendala lapangan dapat segera diselesaikan di lokasi permasalahan tersebut. Tujuannya agar tidak ada hambatan yang tertunda dan menghambat pelaksanaan penanaman di wilayah Bolsel.
Sinergi antara tim pusat, koordinator wilayah, dan penyuluh menjadi kunci utama keberhasilan percepatan LTT ini. Penanganan dini atas setiap kendala yang dilaporkan akan mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan.
Penyuluh sebagai garda terdepan di lapangan diharapkan dapat terus memantau dan melaporkan setiap perkembangan maupun kendala secara berkala. Hal ini penting agar langkah-langkah penyesuaian dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.
Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalkan hambatan di lapangan sehingga target Luas Tambah Tanam di Bolsel dapat tercapai maksimal dan mendukung swasembada pangan nasional.