Sinergi BRMP Sulut & CWS Kawal Program Strategis Kementan
Manado,- Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Penyuluh Co-Working Space (CWS). Kegiatan ini diselenggarakan guna mematangkan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di tingkat lapangan di laksanakan pada hari Selasa (15/9).
Pertemuan ini difokuskan pada dua agenda utama pengawalan di lapangan. Peserta membahas validasi data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) serta persiapan Gerakan Tanam (Gertam) untuk program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS).
Selain itu, rapat juga menyusun rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi Penyuluh se-Sulawesi Utara yang akan datang. Penyelarasan jadwal, materi, serta sasaran kegiatan menjadi bagian penting dari kesepakatan bersama.
Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw, hadir langsung memimpin tim dalam kegiatan ini. Kehadiran Dirwil menegaskan komitmen pimpinan dalam mengawal langsung setiap tahapan program di wilayah.
Turut mendampingi Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Lydia E.A. Tulung, serta Ketua Kelompok Substansi Penyuluh Provinsi Constatijn Simbala. Sinergi pimpinan BRMP dan jajaran penyuluh menjadi kunci keberhasilan percepatan modernisasi pertanian.
Penyuluh CWS sebagai garda terdepan berperan memastikan data yang tercatat akurat dan sesuai kondisi nyata di lapangan. Validasi CPCL yang ketat mencegah ketidaktepatan sasaran serta memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berhak.
Persiapan Gertam PM-AAS menjadi prioritas untuk mendongkrak produktivitas lahan petani. Penerapan teknologi pertanian modern diharapkan meningkatkan hasil panen secara signifikan dan berkelanjutan.
Agenda Rakor Penyuluh se-Sulut yang dirancang akan menjadi wadah penyatuan arah gerak seluruh jajaran penyuluh. Kegiatan ini memastikan keseragaman pemahaman dan langkah dalam mendukung program Kementerian Pertanian.
BRMP Sulut bersama para penyuluh CWS berkomitmen mengawal ketat seluruh tahapan pelaksanaan program. Sinergi ini menjamin modernisasi pertanian di Sulut berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi petani.