BRMP Sulut Hadiri Raperda Provinsi Sulawesi Utara Perubahan Anggaran APBD Tahun 2026
Manado, (14/9) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menghadiri Raperda Perubahan Anggaran APBD Tahun Anggaran 2026 Kebijakan Umum–Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan DPRD Provinsi Sulut.
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pendampingan Wilayah I, Sunarti Datundugon, dalam pertemuan tersebut. Rapat ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara, Tenaga Ahli Gubernur, pejabat pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE menyampaikan arah utama pembangunan daerah tetap mengusung empat pilar utama. Ekonomi, pendidikan, pertanian, serta pariwisata menjadi fokus prioritas pembangunan yang seirama di Provinsi Sulut.
Akselerasi belanja modal pemerintah akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pembangunan jalan, jaringan irigasi pertanian, dan sarana pendidikan menjadi prioritas utama alokasi anggaran perubahan tahun ini.
Pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat menjadi prinsip utama dalam penentuan sasaran anggaran. Setiap pos belanja dipastikan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga Sulut.
Bidang pertanian mendapatkan penekanan khusus dalam arahan Gubernur. Hal ini sejalan dengan komitmen memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kesejahteraan petani di seluruh wilayah Sulut.
Pertemuan ini menjadi wadah penyelarasan arah kebijakan anggaran antar instansi vertikal dan pemerintah daerah. Kehadiran BRMP Sulut memperkuat sinergi dalam penyusunan prioritas pembangunan sektor pertanian.
Dokumen APBN yang telah dibahas menjadi pedoman pelaksanaan anggaran perubahan tahun 2026. Seluruh program dan kegiatan akan disesuaikan dengan arah kebijakan yang telah ditetapkan.
BRMP Sulut berkomitmen mengawal setiap program pertanian agar selaras dengan prioritas provinsi. Sinergi lintas sektor terus diperkuat demi mempercepat pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan sejahtera.