Asesmen DLA dan VCA Perkuat Kepemimpinan serta Daya Saing Koperasi ICARE
MINAHASA UTARA,-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat fondasi kelembagaan ekonomi petani melalui pelaksanaan kegiatan Development Leader Assessment (DLA) dan Value Chain Assessment (VCA) bagi koperasi binaan program Integrated Corporation of Agriculture Resource Empowerment (ICARE).
Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut rangkaian asesmen sebelumnya yang telah menyasar koperasi di wilayah Kecamatan Kalawat, Dimembe, dan Talawaan. Kali ini pelaksanaan difokuskan pada koperasi pertanian di Kecamatan Airmadidi dan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), berlangsung selama dua hari mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw menyampaikan bahwa kedua asesmen ini dirancang sebagai instrumen evaluasi sekaligus pemetaan komprehensif. "Kami ingin memastikan pengurus koperasi memiliki kapasitas kepemimpinan yang tangguh, sekaligus memetakan peluang peningkatan nilai tambah komoditas yang dikelola," ujarnya.
Development Leader Assessment (DLA) difokuskan untuk mengeksplorasi potensi, kompetensi manajerial, serta gaya kepemimpinan para pengurus koperasi. Tim asesmen menelaah kemampuan pengelolaan administrasi, visi bisnis, hingga kesiapan beradaptasi dengan teknologi pertanian modern.
Melalui asesmen ini, diharapkan lahir pemimpin koperasi yang tidak hanya cakap di lapangan, tetapi juga mampu membawa lembaga bertransformasi menjadi unit usaha yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.
Sementara itu, Value Chain Assessment (VCA) berfokus pada analisis menyeluruh rantai nilai usaha. Tim memetakan alur kegiatan mulai dari penyediaan sarana produksi, proses budidaya, pasca panen, hingga pemasaran akhir.
Hasil analisis VCA menjadi dasar penyusunan strategi menghilangkan hambatan dan meningkatkan nilai tambah produk. Langkah ini membuat komoditas pertanian lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar digital dan modern.
Kegiatan ini diikuti secara aktif oleh pengurus koperasi, fasilitator, serta Sait Manager. Seluruh peserta antusias menyambut pendampingan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan usaha mereka.
Hasil asesmen akan disusun menjadi laporan rekomendasi yang menjadi acuan pendampingan selanjutnya. BRMP Sulut berkomitmen terus mengawal implementasi rekomendasi demi mewujudkan korporasi petani yang mandiri dan sejahtera.