BRMP Sulut Dampingi Pengembangan Kawasan Aneka Cabai di Minahasa Utara
Minahasa Utara — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menerima kunjungan Direktorat Jenderal Hortikultura (Ditjen Horti) Kementerian Pertanian dalam rangka meninjau kegiatan pengembangan kawasan aneka cabai pada Jumat (23/10). Kegiatan tersebut berlangsung di lahan Kelompok Tani Lintas Warat, Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat pelaksanaan kegiatan pengembangan kawasan aneka cabai yang menjadi salah satu upaya Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi hortikultura. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong pengembangan budidaya cabai yang produktif melalui penerapan pola tanam yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan Ditjen Hortikultura, Mochtar Simbarani, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Minut, Bertha L. Katuuk, Katim Penyuluh Francisca Devi, serta TIM BRMP Sulut, Maidi Wihantow, Aditya Giri, dan Frenly Watupongoh. Anggota Kelompok Tani Lintas Warat juga mengikuti kegiatan tersebut untuk berdiskusi mengenai pelaksanaan pengembangan budidaya cabai di wilayah mereka.
Program pengembangan aneka cabai tersebut merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah (Banper) tahun 2026 yang disalurkan melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi cabai sekaligus memperkuat usaha tani masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara optimal.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menitikberatkan pada penerapan sistem tumpang sari antara tanaman cabai dan jagung. Pola tanam tersebut memberikan kesempatan kepada petani untuk mengoptimalkan penggunaan lahan dengan membudidayakan dua jenis komoditas dalam satu areal pertanaman.
Pada kegiatan pengembangan tersebut, petani menggunakan varietas cabai Juwita dengan populasi sekitar 15.000 tanaman per hektare. Pemilihan varietas dan pengaturan populasi tanaman menjadi bagian penting dalam pelaksanaan budidaya agar petani dapat mengelola pertanaman sesuai dengan kebutuhan teknis dan kondisi lahan.
Melalui kunjungan lapangan ini, perwakilan Dirjen Hortikultura bersama BRMP Sulut dan Dinas Pertanian Kabupaten Minut dapat melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan di tingkat kelompok tani. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani dalam mendukung keberhasilan program pengembangan hortikultura.
Pendampingan dan pemantauan terhadap kegiatan pengembangan kawasan aneka cabai diharapkan dapat membantu petani menerapkan teknik budidaya yang tepat, termasuk dalam pengelolaan pola tumpang sari cabai dan jagung. Dengan pengelolaan yang baik, pola tanam tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan serta memberikan peluang tambahan pendapatan bagi petani.
Melalui sinergi antara Ditjen Hortikultura, BRMP Sulut, Dinas Pertanian Kabupaten Minut, dan Kelompok Tani Lintas Warat, Kementerian Pertanian terus mendorong pengembangan hortikultura yang produktif dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani, meningkatkan produksi cabai, serta mendukung ketersediaan komoditas hortikultura di Sulut.