BRMP Sulut Dukung Pencanangan Tanam Padi, Sekaligus Memperkenalkan Metode PM-AAS
Desa Tincep,-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) hadir dalam acara pencanangan tanam padi sawah di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa pada hari Senin (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pengelolaan lahan pertanian seluas puluhan hektar di wilayah tersebut.
Acara ini dilaksanakan atas inisiatif Kelompok Kerja Optimalisasi Desa Tincep yang dikoordinir oleh Ady Walewangko dan Herry. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan bersama terhadap percepatan produksi pangan di daerah.
Ketua Tim Kerja Deasy melaporkan bahwa luas lahan yang akan dikelola dalam kegiatan ini mencapai 80 hektar. Penanaman kali ini menjadi titik awal yang akan diikuti oleh partisipasi luas masyarakat Desa Tincep.
Perwakilan BRMP Sulut Fredy Lala menyampaikan peluang penerapan metode Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM‑AAS) bagi petani setempat. Fredy didampingi Herry Kasim serta penyuluh CWS Provinsi Sulut Nova dan Lia dalam penyampaian materi tersebut.
Sistem PM‑AAS telah diterapkan dan terbukti berhasil di beberapa daerah seperti Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Minahasa Utara. Penerapan metode ini menargetkan hasil panen lebih dari 10 ton per hektar.
Pendekatan pertanian modern ini diharapkan dapat dipraktikkan secara menyeluruh oleh petani Desa Tincep nantinya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing hasil pertanian lokal.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Tanaman Pangan Provinsi Sulut, Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa, penyuluh BPP Sonder, penyuluh desa, serta unsur TNI. Kehadiran lintas instansi memperkuat sinergi pengawalan pelaksanaan program.
BRMP Sulut berkomitmen memberikan pendampingan teknis berkelanjutan jika petani bersiap menerapkan teknologi baru tersebut. Dukungan ini selaras dengan upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional.
Pencanangan tanam padi ini diharapkan berjalan lancar dan menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Minahasa. Kolaborasi antar pihak menjadi kunci keberhasilan pertanian maju dan berkelanjutan.