BRMP Sulut Gelar Bimtek Penguatan UMKM untuk Mendukung Adopsi Teknologi Koperasi dan Petani
Airmadidi – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Mendukung Transfer Adopsi Teknologi bagi Koperasi dan Petani pada Sabtu (24/10). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan UMKM dan kemandirian koperasi binaan ICARE Sulut.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw, Bimtek ini menghadirkan Jimmy J. Sengke, selaku Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minahasa Utara (Minut), serta Sony Fitiajaya selaku Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado sebagai narasumber.
Pelaksanaan bimtek ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kemampuan UMKM, koperasi, dan petani dalam menghadapi perkembangan teknologi serta persaingan usaha. Melalui kegiatan ini, BRMP Sulut mendorong peserta agar mampu memahami dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan usaha.
Dalam penyampaian materi, para narasumber memberikan pemahaman mengenai penguatan UMKM, pengembangan usaha, serta pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan usaha secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Transfer adopsi teknologi menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong kemajuan koperasi dan UMKM. Melalui penerapan teknologi yang tepat, pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki proses produksi, menjaga mutu produk, serta memperluas peluang pemasaran.
Kegiatan ini juga mendukung upaya peningkatan kemandirian koperasi binaan ICARE Sulut. Penguatan kapasitas pengurus dan anggota koperasi diharapkan mampu mendorong pengelolaan usaha yang lebih profesional, meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, serta memperkuat posisi koperasi dalam rantai pasok.
Melalui kolaborasi antara BRMP Sulut, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minut, serta BSPJI Manado, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses pengetahuan dan pendampingan bagi pelaku usaha. Sinergi antarlembaga tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penerapan inovasi dan teknologi di tingkat koperasi maupun petani.
BRMP Sulut berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama bimtek untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan mengembangkan produk yang berdaya saing. Penerapan teknologi secara tepat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi UMKM, koperasi, dan petani sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha mereka.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulut menegaskan komitmennya untuk mendukung modernisasi pertanian melalui peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan kelembagaan ekonomi, dan percepatan adopsi teknologi. Upaya tersebut diharapkan dapat mewujudkan koperasi binaan ICARE Sulut yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing.