BRMP Sulut Pantau Pembibitan Kakao di Kotamobagu
Kotamobagu, Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pembibitan kakao di Kota Kotamobagu. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada tanggal (9-10/7/2026).
Tim BRMP Sulawesi Utara mengunjungi dua penyedia bibit kakao yang telah menandatangani kontrak kerja sama. Kedua penyedia tersebut adalah CV. Gracia Agro Utara dan PT. Mitra Alam Nusantara.
CV. Gracia Agro Utara memegang kontrak penyediaan sebanyak 600.000 bibit kakao. Lokasi pembibitan perusahaan ini tersebar di Desa Poyowa Besar, Desa Kobo Besar, dan Desa Tumobui.
PT. Mitra Alam Nusantara juga memiliki kontrak penyediaan sebanyak 600.000 bibit kakao. Sebanyak 200.000 bibit dikembangkan di Desa Moyag Tampoan, sedangkan 400.000 bibit lainnya dibudidayakan di Sulawesi Selatan.
Tim pengawas mencatat beberapa hal yang memerlukan perbaikan segera di lapangan. Beberapa blok persemaian belum dilengkapi dengan papan nama penanda lokasi.
Kondisi area persemaian juga memerlukan pembersihan menyeluruh dari rumput liar dan gulma. Pertumbuhan gulma dapat mengganggu asupan nutrisi bibit kakao yang sedang tumbuh.
Sebagian lokasi pembibitan masih menunggu kedatangan benih kakao untuk proses penyemaian. Penyedia bibit diminta bergerak lebih cepat karena masa kontrak berakhir pada Desember 2026.
Pihak BRMP Sulawesi Utara bersama penyuluh setempat akan terus mengawal seluruh tahapan pembibitan. Pendampingan rutin dilakukan guna memastikan standar kualitas bibit terjaga dengan baik.
Kedua belah pihak akan menyusun laporan kemajuan secara berkala hingga proses penyaluran bibit selesai. Langkah ini menjamin ketersediaan bibit kakao unggul untuk pengembangan perkebunan daerah.