BRMP Sulut Perkuat Kapasitas Keuangan 15 Koperasi Binaan ICARE
Minahasa Utara – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus koperasi binaan Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) melalui bimbingan teknis lanjutan manajemen keuangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Casa Benedetta, Sabtu (24/10), dengan melibatkan 15 koperasi binaan ICARE Sulut.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus koperasi dalam mengelola keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui bimbingan teknis tersebut, BRMP Sulut berharap setiap koperasi mampu menerapkan tata kelola keuangan yang baik untuk mendukung keberlanjutan usaha dan meningkatkan kemandirian kelembagaan.
Bimbingan Teknis (Bimtek) dibuka secara langsung oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut, Steivie Karouw, Kegiatan ini menghadirkan Tenry Nur Amriani, Kepala Subbagian (Kasubbag)Tata Usaha dan Kepatuhan Internal Balai Diklat Keuangan Manado, sebagai narasumber yang memberikan materi terkait pengelolaan dan analisis laporan keuangan koperasi.
Dalam penyampaian materi, narasumber membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola laporan keuangan serta penerapan prinsip-prinsip akuntansi dalam operasional koperasi. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pengurus menyusun laporan keuangan secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengelolaan keuangan koperasi perlu berpedoman pada prinsip akuntansi, antara lain pemisahan entitas usaha, penerapan basis akrual, konsistensi pencatatan, dan ketelitian dalam menyajikan informasi keuangan. Setiap transaksi juga harus didukung oleh bukti yang sah dan objektif, seperti nota, kuitansi, atau faktur, sehingga seluruh aktivitas keuangan dapat ditelusuri dan dipertanggung jawabkan.
Selain memahami prinsip akuntansi, pengurus koperasi perlu meningkatkan kemampuan dalam menganalisis laporan keuangan sebagai dasar evaluasi kinerja usaha. Informasi keuangan yang tersusun dengan baik dapat membantu pengurus mengidentifikasi kondisi usaha, mengendalikan pengeluaran, merencanakan kebutuhan modal, serta menentukan langkah strategis untuk pengembangan koperasi.
Laporan keuangan yang transparan dan akuntabel juga menjadi bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota koperasi. Melalui penyajian informasi keuangan yang jelas dan dapat dipercaya, anggota dapat mengetahui perkembangan usaha serta menggunakan informasi tersebut sebagai dasar dalam pengambilan keputusan bersama.
Pelaksanaan bimtek lanjutan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan 15 koperasi binaan ICARE Sulut. Dengan peningkatan kompetensi pengurus dalam bidang manajemen keuangan, koperasi diharapkan mampu menjalankan kegiatan usaha secara lebih tertib, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulut menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi koperasi binaan ICARE dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan profesionalisme pengelolaan usaha. Penguatan manajemen keuangan diharapkan menjadi fondasi bagi koperasi untuk tumbuh lebih mandiri, meningkatkan kepercayaan anggota, serta memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan agribisnis di Sulut.