BRMP Sulut Sosialisasikan PM-AAS dan LTT bagi Penyuluh Minahasa
Selasa, (14/7/2026) — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program di bidang pertanian. Kegiatan ini berfokus pada Penerapan Metode Advanced Agriculture System (PM-AAS) serta percepatan Luas Tambah Tanam (LTT).
Acara berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan. Hadir langsung Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Minahasa Subhan Frans Torar, Kelompok Penyuluh Provinsi, serta Kapoksi dan Ketua Tim Kerja BRMP Sulut.
Turut hadir pula Ketua Tim Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta sejumlah tenaga teknis. Sebanyak 89 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari seluruh wilayah Minahasa turut hadir mengikuti kegiatan ini.
Kabupaten Minahasa merupakan salah satu lumbung pangan utama di Sulut dengan potensi luas baku sawah mencapai 6.526,56 hektar. Namun, rata-rata produktivitas padi di wilayah tersebut saat ini masih tercatat di angka 4,77 ton per hektar.
Penerapan metode PM-AAS dinilai menjadi jawaban tepat untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode ini menerapkan prinsip budidaya yang lebih modern, efisien, dan berbasis pengelolaan sumber daya yang optimal.
Dalam kesempatan tersebut, BRMP Sulut menetapkan target penerapan PM-AAS seluas 1.061 hektar di wilayah Kabupaten Minahasa. Capaian ini merupakan kontribusi penting dalam upaya pemerintah mencapai target nasional seluas 1 juta hektar.
Peran Penyuluh Pertanian Lapangan menjadi kunci utama keberhasilan seluruh program ini. Mereka akan menjadi ujung tombak yang menyampaikan materi serta mendampingi petani secara langsung di lahan garapan masing-masing.
Selain sosialisasi teknis PM-AAS, kegiatan juga membahas langkah-langkah nyata untuk mempercepat realisasi LTT. Hal ini dilakukan guna menjamin ketersediaan pasokan pangan yang berkelanjutan di tingkat daerah.
Sinergi erat antara BRMP Sulut, Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa, dan para penyuluh diharapkan terjalin kuat. Pada akhirnya, program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkokoh ketahanan pangan daerah dan nasional.