BRMP Sulut Terima Kunjungan Kesekretariatan BRMP untuk Identifikasi Bisnis UPBS dan Laboratorium
Kalasey – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menerima kunjungan tim Kesekretariatan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) pada 21–24 Oktober 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkaya informasi dan mengidentifikasi proses bisnis Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) dan Laboratorium Uji sebagai bagian dari upaya pengembangan sistem digital terpadu di lingkungan BRMP.
Kedatangan tim Kesekretariatan BRMP disambut langsung oleh Direktur Wilayah (Dirwil) Steivie Karouw, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Lydia E.A. Tulung, Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi), Ketua Tim Kerja (Katimker), serta tim pengelola UPBS dan Laboratorium BRMP Sulut. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan pemahaman mengenai kebutuhan pengembangan sistem digital yang sesuai dengan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unit.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pemaparan tujuan kunjungan oleh tim pelaksana. Selanjutnya, manajer teknis terkait menyampaikan gambaran umum mengenai tugas, fungsi, mekanisme operasional, serta jenis layanan yang tersedia pada UPBS dan Laboratorium BRMP Sulut. Pemaparan tersebut memberikan landasan bagi tim untuk memahami karakteristik pelayanan dan kebutuhan pengelolaan data pada kedua unit.
Setelah sesi pemaparan, tim Kesekretariatan BRMP bersama pengelola UPBS melaksanakan identifikasi dan pemetaan proses bisnis. Dalam sesi ini, kedua pihak membahas alur kerja, mekanisme pengelolaan benih sumber, serta berbagai aktivitas yang mendukung operasional UPBS. Pembahasan tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses kerja yang berjalan sebagai dasar dalam merumuskan kebutuhan sistem digital yang efektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selain membahas proses bisnis UPBS, tim juga mengidentifikasi kebutuhan pengelolaan layanan Laboratorium BRMP Sulut. Identifikasi ini mencakup pemahaman terhadap alur pelayanan, mekanisme administrasi, serta kebutuhan informasi yang mendukung pelaksanaan pengujian laboratorium. Melalui kegiatan tersebut, tim diharapkan dapat menghimpun informasi yang relevan untuk mendukung penyusunan sistem digital yang mampu mengakomodasi kebutuhan operasional laboratorium.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan pengujian prototipe antarmuka pengguna (user interface/UI) untuk sistem UPBS dan Laboratorium. Dalam sesi ini, tim Kesekretariatan BRMP bersama para pengelola unit meninjau rancangan tampilan, alur penggunaan, serta kesesuaian fitur dengan kebutuhan pelayanan. Pengujian tersebut menjadi bagian penting dalam memperoleh masukan langsung dari pengguna sebelum sistem dikembangkan lebih lanjut.
Melalui demonstrasi prototipe tersebut, para pengelola UPBS dan Laboratorium memiliki kesempatan untuk menyampaikan tanggapan dan masukan terhadap rancangan sistem yang disiapkan. Masukan tersebut diharapkan dapat membantu tim pengembang menyempurnakan antarmuka dan mekanisme kerja sistem agar lebih mudah digunakan, mendukung efisiensi operasional, serta sesuai dengan kebutuhan pengguna di lingkungan BRMP Sulut.
Kunjungan ini juga menjadi wujud sinergi antara Kesekretariatan BRMP dan BRMP Sulut dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Kementerian Pertanian. Melalui koordinasi dan pertukaran informasi secara langsung, kedua pihak berupaya memastikan bahwa pengembangan sistem digital terpadu didasarkan pada proses bisnis yang teridentifikasi dengan baik, kebutuhan pengguna, serta kondisi operasional masing-masing unit.
BRMP Sulut berharap kegiatan identifikasi proses bisnis ini dapat mendukung pengembangan sistem digital UPBS dan Laboratorium yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan sistem digital yang sesuai kebutuhan, pengelolaan data diharapkan menjadi lebih tertata, proses kerja semakin efisien, serta kualitas layanan UPBS dan Laboratorium kepada pengguna dapat terus ditingkatkan.