Dirwil BRMP Paparkan Program Kementan, Serahkan Ayam KUB ke Gubernur
Manado,- Direktur Wilayah (Dirwil) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) Steivie Karouw, melaksanakan audiensi resmi dengan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi antara lembaga penerapan teknologi pertanian dengan pemerintah daerah pada hari selasa (28/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dirwil BRMP Sulut memaparkan berbagai program strategis unggulan Kementerian Pertanian. Seluruh program ini dirancang khusus untuk mendukung percepatan modernisasi pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Sulut.
Dirwil juga menjelaskan langkah-langkah implementasi program yang telah berjalan serta rencana perluasan ke depannya. Pemaparan ini menjadi dasar penyelarasan kebijakan antara pusat dan daerah demi hasil yang lebih maksimal.
Selain pemaparan program, Dirwil BRMP Sulut turut menyerahkan bibit ternak Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) kepada Gubernur Sulut. Ayam KUB merupakan salah satu inovasi unggulan hasil riset Kementerian Pertanian yang memiliki keunggulan produktivitas tinggi.
Jenis ternak ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama pengembangan sektor peternakan rakyat di berbagai pelosok desa. Pemanfaatannya juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Gubernur Sulut menyambut baik langkah kolaborasi yang dijalin antara BRMP Sulut dengan pemerintah provinsi. Gubernur berharap sinergi ini dapat mempercepat pencapaian target swasembada pangan daerah.
Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat dukungan terhadap program-program pertanian yang menyentuh langsung kebutuhan petani dan peternak. Sinergi lintas lembaga ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian daerah.
BRMP Sulut berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis dan bimbingan bagi seluruh pemangku kepentingan di lapangan. Dukungan ini memastikan setiap inovasi dapat diterapkan dengan tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
Akhirnya, audiensi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama mewujudkan pertanian Sulut yang maju, mandiri, dan modern. Seluruh pihak berharap langkah ini dapat menjadi fondasi pembangunan ekonomi daerah yang lebih kokoh.