BRMP Sulut Perkuat Pelaksanaan Produksi Benih di Kabupaten Minahasa Selatan
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat pelaksanaan produksi benih di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui kegiatan koordinasi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan sektor pertanian serta perkebunan pada Selasa, (19/5/2026). Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga tersebut dalam memajukan kualitas dan kuantitas hasil pertanian di wilayah Sulut. Sinergi antarpihak ini diharapkan mampu menciptakan sistem penyediaan benih yang andal guna mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Direktur Wilayah (DirWil) BRMP Sulut, Steivie Karouw, memimpin langsung kegiatan pertemuan tersebut didampingi oleh Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pendampingan Modernisasi Pertanian, Freddy Lala, serta Penyuluh Madya, Patris Saroinsong. Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Provinsi Sulut Darwin Muksin, Kadis Pertanian Kabupaten Minsel, Feybie F. Pusung, turut hadir mendampingi rombongan sebagai tuan rumah kegiatan. Kehadiran para pemimpin lembaga teknis ini menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di daerah tersebut.
Para peserta pertemuan membahas berbagai langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan produksi benih yang berkualitas tinggi dan berdaya saing. Diskusi tersebut mencakup kesiapan lahan tanam, peningkatan mutu benih, penguatan pendampingan kepada petani, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam proses budi daya pertanian. Seluruh pihak menyepakati pentingnya penyusunan rencana kerja yang terstruktur agar setiap tahapan produksi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Steivie Karouw menyampaikan pandangan bahwa koordinasi lintas sektor memegang peranan sangat penting dalam menjamin keberhasilan program produksi benih di daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa benih unggul menjadi salah satu faktor penentu utama dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan para petani. Menurut Ibu DirWil, penyediaan benih berkualitas harus didukung oleh sistem distribusi dan pengawasan yang baik hingga sampai ke tangan masyarakat tani.
Freddy Lala menekankan pentingnya penerapan pendampingan modernisasi pertanian agar para petani dapat menjalankan metode produksi yang lebih efektif dan efisien. Patris Saroinsong juga mengajak seluruh kelompok tani di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam pengelolaan produksi benih secara mandiri. Kedua pejabat tersebut sepakat bahwa peningkatan kemampuan sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan adopsi teknologi baru di lapangan.
Feybie F. Pusung menyambut baik sinergi kerja sama yang telah terjalin erat antara pihak BRMP Sulut dengan pemerintah daerah Kabupaten Minsel. Ia berpendapat bahwa kolaborasi yang harmonis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan hasil produksi serta ketahanan pangan masyarakat. Dukungan fasilitas dan bimbingan teknis dari BRMP Sulut dinilainya sangat membantu percepatan pembangunan pertanian di wilayahnya.
Darwin Muksin menambahkan bahwa dukungan terhadap produksi benih juga merupakan bagian tak terpisahkan dari pengembangan komoditas perkebunan unggulan yang menjadi kebanggaan daerah tersebut. Melalui kegiatan koordinasi ini, BRMP Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minsel memiliki harapan besar agar pelaksanaan produksi benih dapat berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan daya saing sektor pertanian serta kesejahteraan seluruh masyarakat.