BRMP Sulawesi Utara Perkuat Kapasitas Koperasi ICARE di Talawaan
Minahasa Utara, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Manajemen Koperasi binaan Program Integrated Corporation of Agriculture Resource Empowerment (ICARE) di Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Kegiatan yang berlangsung di Casa Benedetta tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), kelembagaan, dan manajemen koperasi agar pengurus dan pengelola mampu menjalankan organisasi serta mengembangkan usaha secara profesional dan berkelanjutan.
Bimtek tersebut dihadiri Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw, Tim PIU Sulut, Konsultan Rantai Nilai Donny Aqsha, Tenaga Agribisnis Lapangan, Penyuluh Pertanian Kecamatan Talawaan, serta pengurus koperasi binaan ICARE. Koperasi yang mengikuti kegiatan tersebut meliputi Tani Wanua Wusa, Agro Doud Kerut, Usaha Tani Warisa, dan Wawo Sangian Jaya.
Kegiatan dibuka oleh Rita Novarianto, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ICARE. Dalam kegiatan tersebut, pengurus koperasi memperoleh kesempatan untuk memaparkan berbagai rencana dan program bisnis yang akan diimplementasikan untuk mengembangkan usaha koperasi di wilayah Kecamatan Talawaan.
Pemaparan rencana bisnis tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan koperasi dalam mengelola potensi usaha. Melalui kegiatan ini, pengurus koperasi dapat memperoleh masukan dan arahan untuk menyusun langkah pengembangan usaha yang sesuai dengan kebutuhan anggota dan potensi agribisnis di wilayahnya.
Cecilia Bernadus, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan koperasi di Kecamatan Talawaan. Menurutnya, koperasi yang pada awalnya berjalan dengan berbagai keterbatasan kini mulai menunjukkan perkembangan dan memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat sekitar.
Perkembangan tersebut memberikan pilihan kepada petani dalam menentukan koperasi yang sesuai dengan kebutuhan usaha mereka. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong koperasi untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus memperluas manfaat bagi anggota dan masyarakat.
Sementara itu, Konsultan Rantai Nilai Donny Aqsha menekankan pentingnya pembagian peran yang jelas dalam pengelolaan koperasi. Pengurus dan pengawas koperasi diarahkan untuk berfokus pada pengembangan serta ekspansi bisnis, sedangkan operasional harian dapat dijalankan oleh pengelola profesional yang direkrut dan diberikan kompensasi secara layak.
Kegiatan Bimtek Penguatan Kapasitas Manajemen Teknis Koperasi ditutup oleh Direktur Wilayah BRMP Sulut, Steivie Karouw, Penutupan tersebut menjadi bagian akhir kegiatan yang disertai apresiasi kepada peserta, pengurus koperasi, narasumber, pendamping, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Melalui kegiatan ini, BRMP Sulut berharap kapasitas pengurus dan pengelola koperasi semakin kuat dalam menjalankan organisasi serta mengembangkan usaha secara profesional dan berkelanjutan.