BRMP Sulut Tanam Jagung Komposit Jakarin 1 Hasilkan Benih Unggul
Manado,Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan penanaman jagung komposit varietas Jakarin 1 di Desa Pandu, Kecamatan Bunaken pada hari Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas lebih dari satu hektare milik Welly Pantouw anggota Kelompok Tani Pandu Lestari. Pelaksanaannya bertujuan mendukung pencapaian sasaran kerja balai melalui program perbenihan tanaman pangan.
Fredy Lala, selaku penanggung jawab mengoordinir seluruh rangkaian kegiatan tersebut bersama Midy Lebang dan Sunarti Datundugon. Tim memberikan pendampingan langsung kepada petani kooperator guna menjamin ketepatan cara kerja di lapangan. Refly Lontaan serta para penyuluh Mustahid dan dua rekannya turut hadir menyaksikan proses penanaman secara langsung.
Pelaksana menerapkan teknologi rekomendasi secara lengkap mulai dari pengolahan tanah hingga tahap pasca panen. Mereka menggunakan alat tanam berjarak 80 sentimeter kali 20 sentimeter untuk menjamin kepadatan tanaman yang ideal. Pengendalian hama ulat grayak dilakukan secara fisik dan budidaya sebagai langkah utama sebelum penggunaan bahan kimia.
Penerapan cara tersebut bertujuan menghasilkan benih jagung bermutu tinggi dan bersertifikat resmi bagi petani daerah. Lokasi kegiatan sekaligus berfungsi sebagai sarana pembelajaran bagi petani, penyuluh, dan masyarakat umum. Hasil panen nantinya akan menjadi sumber benih andalan guna memenuhi kebutuhan petani di wilayah Sulut.
Semua pihak melaksanakan tugas dengan cermat guna menjamin keberhasilan setiap tahapan budidaya tanaman. Mereka mencatat setiap data pertumbuhan untuk bahan evaluasi dan penyempurnaan panduan teknis selanjutnya. Kerja sama erat antara lembaga teknis dan dinas daerah memperkuat kelancaran pencapaian tujuan bersama.
Kegiatan ini juga menyediakan tempat uji penerapan inovasi teknologi pertanian secara nyata di lingkungan petani. Peserta memahami manfaat setiap langkah agar mampu meniru dan menyebarluaskan ilmu tersebut ke kelompok lain. Laboratorium lapangan ini mempercepat penyebaran pengetahuan demi kemajuan usaha tani setempat.
Keberhasilan penanaman ini diharapkan menyediakan benih unggul yang cukup dan berkualitas bagi seluruh pelaku usaha tani. Ketersediaan benih yang terjamin akan mendorong kenaikan hasil produksi jagung serta kesejahteraan masyarakat. Semua pihak berharap kegiatan serupa terus berlanjut demi ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan.