Direktur Wilayah BRMP Sulut Pantau Program LTT Boltara
Direktur Wilayah (Dirwil) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) Steivie Karouw turun langsung ke lapangan di Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Dirwil memantau perkembangan realisasi program Luas Tambah Tanam (LTT) pada masa kerja tahun 2026. Kegiatan pengawalan ini dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Langkah nyata ini menunjukkan perhatian besar pimpinan terhadap keberhasilan program strategis nasional.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bukti nyata komitmen lembaga terhadap keberhasilan kebijakan pemerintah. BRMP Sulut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Program Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan agenda utama nasional yang membutuhkan pengawalan menyeluruh. Pengawalan tersebut mencakup tahapan persiapan lahan, penyediaan sarana produksi, hingga proses penanaman.
Steivie Karouw didampingi oleh pejabat dan tenaga teknis terkait selama pelaksanaan kegiatan tersebut. Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Program dan Pengujian Faisal serta Ketua Tim Kerja (Katimker) Pendampingan Wilayah 1 Sunarti Datundugon turut hadir. Tenaga teknis Sunardi juga mendampingi rombongan dalam setiap titik pemantauan di lapangan. Tim gabungan tersebut meninjau lokasi pertanaman secara langsung di beberapa titik wilayah kabupaten.
Tim pemantau melakukan dialog mendalam dengan para petani serta penyuluh pertanian setempat. Mereka menggali informasi mengenai berbagai kendala teknis maupun nonteknis yang terjadi di lapangan. Hasil diskusi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Dirwil menekankan percepatan realisasi tanam demi memenuhi target yang ditetapkan Kementerian Pertanian.
Dirwil menyampaikan arahan tegas kepada seluruh tim pendamping dan penyuluh yang bertugas di lokasi. Semua pihak wajib memastikan setiap hamparan lahan yang ditargetkan benar-benar terealisasi tanam. Petani harus menerima seluruh dukungan sarana dan pendampingan secara tepat waktu dan tepat sasaran. Prinsip kerja ini menjadi dasar keberhasilan pencapaian angka luas tanam yang direncanakan.
Kabupaten Boltara menjadi salah satu wilayah prioritas utama perhatian BRMP Sulut. Wilayah tersebut memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas dan sangat memadai untuk pengembangan produksi padi. Kontribusi wilayah ini dinilai sangat besar terhadap pencapaian target provinsi secara keseluruhan. Keberhasilan pelaksanaan di daerah ini akan mendongkrak angka capaian program secara signifikan.
BRMP Sulut berkomitmen melaksanakan pemantauan berkala di seluruh lokasi pelaksanaan kegiatan. Pemantauan rutin tersebut bertujuan mempercepat laju tanam agar berjalan secara maksimal dan optimal. Seluruh upaya ini diarahkan untuk mendukung pencapaian swasembada pangan tingkat nasional. Keberhasilan program ini akan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan petani dan terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.