IPMP Pandu BRMP Sulut Jadi Sarana Belajar Mahasiswa Proteksi Tanaman Unsrat
Minahasa Utara,Empat mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Instalasi Penerapan Modernisasi Pertanian (IPMP) Pandu pada hari Jumat (19/6/2026). Lokasi tersebut merupakan unit pelaksanaan di bawah Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut). Kegiatan ini berlangsung sebagai salah satu bagian penting dari rangkaian program magang yang telah ditetapkan.
Fredy Lala selaku Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pendampingan dan Modernisasi Pertanian memberikan bimbingan langsung kepada seluruh peserta kunjungan. Fredy Lala menyampaikan materi teknis sekaligus berbagi pengalaman nyata terkait penerapan inovasi dan cara budidaya tanaman. Pendampingan ini menjembatani pemahaman teori akademik dengan kenyataan pelaksanaan di lingkungan usaha tani.
Para mahasiswa mempelajari serangkaian tahapan budidaya jagung mulai dari persiapan lahan hingga proses pengendalian organisme pengganggu. Mereka memahami urutan teknik penanaman serta cara pemeliharaan yang tepat guna menjamin pertumbuhan tanaman yang optimal. Penyampaian materi tersebut menekankan prinsip kerja efektif untuk mendorong kenaikan hasil produksi panen.
Tim pembimbing juga menguraikan rincian mengenai penyakit busuk buah yang sering menyerang tanaman pala di wilayah tersebut. Mahasiswa mengenali gejala serangan, faktor pemicu, serta dampak kerusakan yang timbul terhadap kualitas hasil panen. Berbagai alternatif metode pengendalian pun dijelaskan guna menekan tingkat penyebaran penyakit secara terukur.
Peserta kegiatan berlatih mengidentifikasi masalah serta menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan prinsip perlindungan tanaman. Mereka membandingkan pendekatan pengelolaan yang diajarkan di kelas dengan penerapan nyata di lahan percobaan. Proses ini memperkaya wawasan agar solusi yang diambil tetap tepat sasaran dan ramah lingkungan.
Seluruh mahasiswa menggabungkan pengetahuan teoritis dengan pengalaman praktis guna memperkokoh kompetensi keahlian masing‑masing. Kegiatan lapangan ini membentuk kesiapan mereka sebagai calon tenaga yang andal di sektor pertanian. Pembelajaran langsung di lokasi instalasi menjadi sarana efektif menyatukan wawasan institusi pendidikan dan lembaga teknis.
BRMP Sulut menegaskan dukungan penuh terhadap pembentukan sumber daya manusia pertanian yang berkualitas dan adaptif. Kolaborasi semacam ini diharapkan terus berlanjut demi mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan pertanian masa depan. Hasil kerja sama tersebut bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta pembangunan wilayah Sulawesi Utara.