Sinergi dan Kolaborasi BRMP Sulut Percepatan Verifikasi PITER di Minahasa Utara
Tim Verifikasi dan Validasi Direktorat Jendral Lahan dan Irigasi Pertanian (DLIP) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kerja sama aktif dengan Dinas Pertanian Provinsi Sulut dan Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Rabu, (10/6/2026). Sinergi ini dijalankan bersama para penyuluh pertanian guna mempercepat pelaksanaan program strategis unggulan Kementerian Pertanian. Kegiatan utama yang dilakukan secara bersama-sama adalah identifikasi serta pendampingan terhadap Calon Penerima Manfaat dan Lokasi pemeliharaan jaringan irigasi tersier (PITER).
Rombongan tim gabungan dipimpin oleh Koordinator Bidang Sumber Daya Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Deilly Merry Kumendong. Kedatangan tim tersebut disambut secara resmi oleh Kepala Bidang Sumber Daya Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Minut, Oyke W. Sawel. Pertemuan awal ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan menyusun rencana kerja sebelum melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi lapangan.
Dalam perjalanan menuju titik sasaran, tim turut didampingi langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Minut, Bertha L. Katuuk. Kadis menyampaikan kesiapan penuh seluruh jajaran dinas daerah dalam mengawal dan mendampingi setiap tahapan pelaksanaan program dari awal hingga selesai. Komitmen ini ditegaskan demi mendukung keberhasilan swasembada pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan taraf kesejahteraan seluruh petani di wilayah Kabupaten Minut.
Tim verifikasi kemudian melanjutkan rangkaian kegiatan dengan meninjau secara langsung delapan titik lokasi yang telah ditetapkan sebagai sasaran program PITER. Pengecekan pertama dilakukan di Kecamatan Kema pada satu titik lokasi yang dinilai memerlukan perhatian segera. Selanjutnya, tim mendatangi dua titik lokasi yang terletak di Kecamatan Kauditan untuk dilakukan pengamatan mendalam terhadap kondisi jaringan irigasi yang ada.
Peninjauan juga dilaksanakan di Kecamatan Airmadidi pada satu titik lokasi serta di Kecamatan Kalawat yang memiliki dua titik sasaran pengembangan. Dua lokasi lainnya dikunjungi secara berurutan, yaitu satu titik di Kecamatan Dimembe dan satu titik terakhir di Kecamatan Talawaan. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada data kebutuhan riil di lapangan serta potensi manfaat yang dapat diperoleh masyarakat setempat.
Seluruh titik yang ditinjau memiliki potensi yang sangat baik untuk dilakukan pendampingan teknis dan perbaikan struktur jaringan irigasi tersier. Apabila perbaikan dapat dilaksanakan dengan optimal, maka fasilitas pengairan tersebut mampu mengairi areal persawahan seluas kurang lebih sepuluh hektare. Peningkatan ketersediaan air ini diharapkan dapat mengatasi masalah kekeringan dan menjamin kelancaran proses budidaya sepanjang musim tanam.
Kerja sama yang solid antara instansi pusat, pemerintah daerah, dan tenaga penyuluh menjadi kunci utama keberhasilan percepatan verifikasi data dan pelaksanaan program. Data yang akurat dan lengkap akan menjadi dasar yang kuat untuk menentukan langkah perbaikan yang tepat sasaran dan bermanfaat luas. Keberhasilan program PITER ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mewujudkan kesejahteraan petani di Minut.